Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA DANAU PERINTIS SEBAGAI DESTINASI WISATA BERKELANJUTAN BERBASIS SMART TOURISM Kurniadi Hasan; Fidya Hardiyanti H. Latala; Regi Mokodongan; Misbahudin Djaba; Octaviani Suryaningsih Masaguni
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 4 (2024): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v11i4.1642

Abstract

This research aims to identify the tourism potential of Perintis Lake and develop it as a sustainable tourism destination smart tourism. In addition, this research was conducted to analyze and evaluate the need for technology and innovation in the management of Lake Perintis-based tourist destinations smart tourism. The approach used in this research is qualitative with descriptive methods. This research uses primary and secondary data sources. Data collection was carried out through observation, interviews, FGD and documentation. The research results show that the Perintis Lake tourist area has the potential to be developed into a superior and sustainable tourist destination. This can be realized by implementing three main components smart tourism ie smart experience, smart business ecosystem And smart destination integrated through implementation smart tourism technology like informativeness, accessibility, interactivity, as well as personalization in its management. From all components smart tourism and smart tourism technology, has not been fully implemented in the management of the Perintis Lake tourist destination. Therefore, it is necessary to accelerate the provision of more adequate ICT infrastructure in its development.
Efektivitas Kebijakan Perlindungan Hutan di Provinsi Gorontalo: Studi Kasus PSN Bulango Ulu Regi Mokodongan; Andi Yusuf Katili; Misbahudin Djaba; Octaviani Suryaningsih Masaguni
Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Kebijakan Publik, Ilmu Administrasi
Publisher : CV. Dalle' Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-kpia.v1i1.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan perlindungan hutan di Provinsi Gorontalo dalam menghadapi ancaman deforestasi, khususnya akibat pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis kebijakan, penelitian ini menelaah isi dan pelaksanaan tiga regulasi utama: Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, Peraturan Gubernur No. 13 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi GRK, dan Peraturan Daerah Kabupaten Bone Bolango No. 7 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara substansi regulasi dan implementasinya di lapangan. Proyek PSN telah menyebabkan konversi kawasan hutan lindung tanpa pengawasan yang memadai, minim partisipasi masyarakat, dan tidak selaras dengan kebijakan konservasi yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya integrasi antar sektor, kurangnya pengawasan spasial, dan absennya mekanisme evaluasi berbasis kinerja menjadi faktor utama ketidakefektifan kebijakan perlindungan hutan di Gorontalo. Oleh karena itu, reformulasi kebijakan dengan pendekatan responsif, partisipatif, dan berbasis data menjadi sangat mendesak untuk memastikan keberlanjutan ekosistem hutan di tengah arus pembangunan.
Pemberdayaan Organisasi Pkk Melalui Program Pelestarian Lingkungan Hidup Di Desa Olilan Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Asni Nusi; Rukiah Nggilu; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pemberdayaan organisasi pkk melalui program pelestarian lingkungan hidup di desa olilan kecamatan walea kepulauan kabupaten tojo una-una. Permasalahan dalam kesejahteraan keluarga yaitu Pendidikan, Kesehatan, Sosial Budaya, Lingkungan, Ekonomi, dan Hukum Kemandirian masyarakat adalah wujud dari pengembangan kemampuan ekonomi daerah untuk menciptakan kesejahteraan dan memperbaiki material secara adil dan merata yang ujungnya berpangkal pada pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat sendiri berdiri pada satu pemikiran bahwa pembangunan akan berjalan dengan sendirinya apabila masyarakat diberi hak mengelola sumberdaya alam yang mereka miliki dan menggunakannya untuk pembangunan masyarakatnya. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan 3 fokus penelitian yaitu pemerintah sebagai Program pelestarian lingkungan, keterbatasan sumber daya, partisipasi masyarakat. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan belum sepenuhnya terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan belum dioptimalkan sebagai suatu sistem yang melibatkan edukasi, implementasi, dan evaluasi secara berkelanjutan. Dibutuhkan dukungan dari pemerintah desa dan lembaga terkait untuk memperkuat program ini, termasuk penyediaan anggaran khusus, pelatihan berkelanjutan, dan pemantauan pelaksanaan program agar dampak positifnya bisa dirasakan secara luas. pemberdayaan ini masih terkonsentrasi pada beberapa anggota saja dan belum merata ke seluruh anggota PKK maupun masyarakat luas. Hal ini menimbulkan tantangan dalam menciptakan efek domino agar seluruh lapisan masyarakat merasa ikut memiliki program pelestarian lingkungan dan terlibat secara aktif. Untuk itu, perlu dibuat program pemberdayaan yang lebih inklusif dan berkesinambungan, termasuk pelatihan berkala, pendampingan, dan penyediaan sarana yang mendukung kegiatan lingkungan, partisipasi ini masih belum merata. Masih ada sebagian warga yang belum aktif berkontribusi dalam kegiatan karena beberapa alasan, seperti kesibukan urusan rumah tangga, pekerjaan, kurangnya informasi, serta motivasi yang belum kuat. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pendekatan program yang hanya bersifat seremonial atau insidental belum cukup untuk menggerakkan seluruh masyarakat.
Pemanfaatan Standing Informasi Desa (SID) dalam Digitalisasi Pelayanan Publik di Kantor Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Fitri Tanua; Ellys Rachman; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemanfaatan standing Information Desa (SID) di Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang mengacu pada 3 fokus antara lain Pengelolaan SID, Sarana dan Prasarana dan Sumber Daya Manusia. Berdasarkan hasil penelitian ditinjau dan dilihat dari segi aspek Pengelolaan belum berjalan secara optimal, menyebabkan pemanfaatan dalam Digitalisasi Pelayanan Publik terbatas dan belum sepenuhnya mendukung pelayanan publik yang mandiri dan efisien. Dilihat dari aspek sarana dan prasarana belum sepenuhnya memadai, sehingga berdampak pada pemanfaatannya dalam Digitalisasi Pelayan Publik. Dilihat dari aspek sumber daya manusia pemahaman belum merata, mempengaruhi penggunaannya Adapun hal-hal yang disarankan dalam penelitian ini yakni perlunya pelatihan dan sosialisasi secara rutin kepada aparat dan masyarakat. Perlunya melakukan perbaikan dan pemeliharaan rutin terhadap peralatan seperti screen SID dan perangkat lainnya. Perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara menyeluruh melalui pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan.
Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pelaksanaan Tugas Di Desa Labanu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo Sela Setiawati Kasim; Tety Thalib; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan praktik kepemimpinan Kepala Desa dalam pelaksanaan tugas pemerintahan di Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Pendekatan dan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Kepala Desa belum berjalan optimal, ditandai dengan rendahnya tingkat kehadiran dalam tugas-tugas pemerintahan, kurangnya sistem pelimpahan wewenang kepada perangkat desa, serta hambatan dalam pelayanan administratif kepada masyarakat. Ketidakhadiran Kepala Desa berdampak langsung pada keterlambatan pelayanan publik dan menurunkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Selain itu, kinerja perangkat desa tidak sepenuhnya dimaksimalkan karena adanya ketergantungan yang tinggi terhadap otorisasi dari Kepala Desa. Kesimpulannya Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan kepemimpinan transformasional dan sistem manajemen yang adaptif untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Dengan demikian, diperlukan strategi kepemimpinan yang berorientasi pada kolaborasi, pelimpahan wewenang yang terstruktur, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa agar pelayanan publik berjalan lebih efektif dan responsif.    
Penerapan Aplikasi Sicantik Dalam Meningkatkan Pelayanan Perizinan Di DPMPTSP Kota Gorontalo Fatma Djama; Yahya Antu; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan untuk Publik (SiCantik) dalam meningkatkan pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu sumber daya manusia (SDM), infrastruktur teknologi, dan strategi sosialisasi. Lokasi penelitian dilakukan di kantor DPMPTSP Kota Gorontalo dengan melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pejabat struktural, staf teknis, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SiCantik telah membawa dampak positif dalam mempercepat dan mempermudah pelayanan perizinan. Kualitas SDM dinilai cukup baik, terutama karena didominasi oleh pegawai muda yang adaptif terhadap teknologi, meskipun masih ditemukan tantangan pada sisi keterampilan teknis dan pembaruan sistem. Infrastruktur pendukung seperti komputer, jaringan internet, dan server telah tersedia, namun stabilitas koneksi dan kapasitas sistem masih perlu ditingkatkan. Di sisi lain, sosialisasi telah dilakukan melalui berbagai media, tetapi keterbatasan literasi digital dan akses internet menjadi kendala utama. Oleh karena itu, pendampingan langsung, pelatihan teknis, dan penguatan infrastruktur menjadi strategi penting dalam mendukung implementasi layanan perizinan berbasis digital secara optimal.
Implementasi Pelayanan Publik Berbasis Online Melalui Aplikasi Bookcabin Pt Lion Air Group Bandara Djalaludin Gorontalo Ruqaiyah Yunus Azis; Sofyan Alhadar; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi layanan publik berbasis online melalui aplikasi Bookcabin oleh PT Lion Air Group di Bandara Djalaludin Gorontalo. Layanan ini dihadirkan untuk mempermudah proses check-in penumpang secara mandiri dan efisien, sejalan dengan perkembangan teknologi digital dalam sektor pelayanan publik. Fokus utama penelitian terletak pada tiga aspek utama dalam implementasi kebijakan, yaitu disposisi, komunikasi, dan sumber daya, sebagaimana dikaji dalam teori implementasi kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan penumpang dan staf bandara, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aplikasi Bookcabin telah tersedia dan diupayakan penggunaannya, tingkat adopsi masih rendah. Faktor disposisi menunjukkan bahwa sebagian penumpang belum memahami cara menggunakan aplikasi, masih terikat pada kebiasaan lama, serta terdapat kendala bahasa. Dari aspek sumber daya, masih ditemukan keterbatasan dalam dukungan staf terhadap penumpang yang mengalami kesulitan teknis. Sedangkan dari sisi komunikasi, sosialisasi aplikasi belum sepenuhnya efektif, di mana penumpang merasa kurang mendapat informasi yang jelas dan mudah dipahami. Penelitian ini merekomendasikan agar Lion Air meningkatkan efektivitas implementasi aplikasi Bookcabin melalui sosialisasi yang intensif dan multikanal, pelatihan staf untuk layanan bantuan langsung, serta penyediaan panduan visual yang sederhana. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan layanan dan memperluas jangkauan penggunaan aplikasi digital dalam sistem pelayanan transportasi udara.
Kinerja Aparatur Desa Tolutu Kecamatan Tomini Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Sri Meylan Kulati; Sofyan Alhadar; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja aparat Desa Tolutu kab. Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang diajukan kepada sejumlah informan dengan fokus kualitas, efektivitas, dan efisiensi. Dilihat dari aspek kualitas yang telah dilakukan mengenai kinerja aparatur desa di Desa Tolutu bahwa kualitas pelayanan publik masih perlu ditingkatkan, dilihat dari aspek efektivitas yang telah dilakukan tentang kinerja aparatur desa di Desa Tolutu, bahwa efektivitas pelayanan publik masih perlu ditingkatkan dan dari aspek efisiensi yang telah dilakukan mengenai kinerja aparatur desa di Desa Tolutu, bahwa efisiensi pelayanan publik masih perlu diperbaiki Pemerintah Desa Tolutu perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat, Pemerintah Desa Tolutu perlu menggunakan teknologi informasi untuk mempercepat proses administrasi dan mengurangi birokrasi, sehingga meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Pemerintah Desa Tolutu perlu melakukan evaluasi dan monitoring secara teratur terhadap kinerja aparat desa untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan dalam pelayanan publik dan melakukan perbaikan serta peningkatan kualitas pelayanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja aparat Desa Tolutu kab. Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang diajukan kepada sejumlah informan dengan fokus kualitas, efektivitas, dan efisiensi. Dilihat dari aspek kualitas yang telah dilakukan mengenai kinerja aparatur desa di Desa Tolutu bahwa kualitas pelayanan publik masih perlu ditingkatkan, dilihat dari aspek efektivitas yang telah dilakukan tentang kinerja aparatur desa di Desa Tolutu, bahwa efektivitas pelayanan publik masih perlu ditingkatkan dan dari aspek efisiensi yang telah dilakukan mengenai kinerja aparatur desa di Desa Tolutu, bahwa efisiensi pelayanan publik masih perlu diperbaiki. Pemerintah Desa Tolutu perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat, Pemerintah Desa Tolutu perlu menggunakan teknologi informasi untuk mempercepat proses administrasi dan mengurangi birokrasi, sehingga meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Pemerintah Desa Tolutu perlu melakukan evaluasi dan monitoring secara teratur terhadap kinerja aparat desa untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan dalam pelayanan publik dan melakukan perbaikan serta peningkatan kualitas pelayanan.
Keterlibatan Masyarakat Dalam Membangun Infrastruktur Di Desa Timbuolo, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango Karmila Kadili; Rukiah Nggilu; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Timbuolo, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan memahami secara mendalam fenomena partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu partisipasi masyarakat, pengelolaan anggaran, dan pemanfaatan sumber daya tenaga kerja lokal. Lokasi penelitian berada di Desa Timbuolo, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kasi Kesejahteraan Masyarakat, tokoh masyarakat, dan warga yang terlibat langsung dalam pembangunan infrastruktur, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan verifikasi data secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Timbuolo aktif berpartisipasi terutama pada tahap pelaksanaan pembangunan melalui musyawarah desa dan gotong royong, namun keterlibatan substantif dalam perencanaan masih terbatas dan didominasi oleh perangkat desa. Pemerintah desa telah melakukan sosialisasi anggaran secara terbuka, namun masyarakat masih merasakan keterbatasan informasi dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan anggaran. Pemanfaatan tenaga kerja lokal cukup optimal untuk pekerjaan fisik, sementara keterbatasan tenaga ahli teknis masih menjadi kendala yang perlu diatasi melalui pelatihan dan pemberdayaan berkelanjutan. Secara keseluruhan, keterlibatan masyarakat, pengelolaan anggaran yang transparan, dan pemanfaatan sumber daya lokal menjadi faktor utama keberhasilan pembangunan infrastruktur desa yang demokratis dan berkelanjutan.