Dhea Ameliani Agnesia
Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Yoghurt Tempe Kedelai Dan Nanas (Ananas Comosus L) Terhadap Kadar Kolesterol Total Pada Pekerja Di Kantor Dpmk Kutai Barat Dhea Ameliani Agnesia; Sepsina Reski; Emelia Tonapa; Farida Nailufar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3118

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang banyak terjadi pada kelompok usia produktif. Intervensi non-farmakologis berbasis pangan fungsional dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian yoghurt tempe kedelai dan nanas terhadap kadar kolesterol total pada pekerja di Kantor DPMK Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (One Group Pretest-Posttest). Sampel berjumlah 20 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa pemberian yoghurt tempe kedelai dan nanas sebanyak 200 ml per hari selama 7 hari. Pengukuran kadar kolesterol dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan kadar kolesterol total setelah intervensi dengan nilai p = 0,008 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan secara statistik. Rata-rata skor pre-test sebesar 53,73 meningkat menjadi 85,64 pada post-test, dengan nilai p-value 0,000 (< 0,05), menandakan peningkatan yang signifikan secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa pemberian yoghurt tempe kedelai dan nanas efektif menurunkan kadar kolesterol total dan berpotensi sebagai strategi intervensi non-farmakologis dalam pengendalian hiperkolesterolemia pada kelompok pekerja.