Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Dengan Diare Di Rs Tipe B Kabupaten Kudus Tahun 2024 Nor Halimah; Ahmad Suriyadi Muslim; Emma Jayanti Besan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3195

Abstract

Diare merupakan penyakit infeksi yang sering menyeranganak-anak dan menjadi penyebab utama morbiditas sertamortalitas. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapatmemicu resistensi, menurunkan efektivitas terapi, dan meningkatkan risiko efek samping. Penelitian ini bertujuanmengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasienpediatri dengan diare di RS Tipe B Kabupaten Kudus tahun2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif non-eksperimental dengan pendekatan retrospektif pada 100 rekammedis pasien usia 1–12 tahun yang dirawat inap dan menerimaantibiotik. Evaluasi dilakukan berdasarkan tiga indikatorrasionalitas: tepat diagnosis, tepat indikasi, dan tepat dosis. Hasil menunjukkan mayoritas pasien adalah laki-laki (61%), usia 1–6 tahun (90%), berat badan 4–15 kg (88%), dengangejala terbanyak diare disertai demam (26%). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah metronidazole infus (29%), bactesyn injeksi (24%), dan ceftriaxone injeksi (22%). Seluruhpasien terdiagnosis diare akut (≤14 hari), pemberian antibiotiksesuai indikasi klinis, dan dosis disesuaikan dengan berat badan tanpa adanya kontraindikasi atau alergi. Disimpulkan bahwapenggunaan antibiotik di RS ini tergolong rasional (100% tepatdiagnosis, tepat indikasi, tepat dosis), namun pemantauanberkala tetap diperlukan untuk mencegah resistensi.