Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Antosianin Buah Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Indikator Deteksi Formalin Pada Makanan Safridha Kemala Putri; Darmawati; Safwan; Fitriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3522

Abstract

Buah senduduk merupakan salah satu jenis gulma yang bermanfaat. Buah, bunga dan daun pada tumbuhan ini dapat dimanfaatkan sebagai obat dan pewarna alami. Tumbuhan senduduk (Melastoma malabathricum L) tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti dilereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau tidak terlalu gersang, atau di daerah objek wisata sebagi tanaman hias dan dapat tumbuh sampai ketinggian 1.650 m diatas permukaan air laut . Antosianin pada daun miana sebagai salah satu potensi penghasil pigmen alami yang memiliki beberapa keuntungan yaitu: proses produksi yang relatif mudah, murah dan aman. Mudah dan murah karena bahannya selalu tersedia di alam dan melimpah, aman karena sifatnya non toksik dan dapat diekstraksi menggunakan bahan yang tidak berbahaya untuk kesehatan manusia maupun keseimbangan lingkungan alam . Formalin termasuk salah satu bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan dalam makanan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 1168/Menkes/Per/X/1999 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/per/IX/1988 Tentang Bahan Tambahan Makanan. Meskipun sudah ada larangan dalam penggunaan formalin, sebagian pedagang masih menggunakan formalin karena rendahnya nilai jual, bahan yang mudah didapat, mudah dalam pengaplikasiannya dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya formalin jika digunakan dalam jangka Panjang. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka digunakan pewarna alternatif untuk mendeteksi adanya formalin dalam makanan, yaitu antosianin dari ekstrak buah senduduk. Pada penelitian ini ingin dilakukan proses pembuatan kertas indikator untuk mendeteksi adanya formalin dalam makanan menggunakan antosianin dari ekstrak buah senduduk (Melastoma malabathricum L). Tahap penelitian Diawali dengan pengambilan sampel buah senduduk di daerah Kabupaten Aceh Besar, selanjutnya dilakukan preparasi sampel untuk menghasilkan ekstrak buah senduduk (Melastoma malabathricum L). Setelah didapatkan ekstrak, lalu direndam pada kertas indikator yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat dilakukan pengujian formalin terhadap makanan, dilakukan terhadap beberapa konsentrasi formalin dan dilakukan pengulangan 3 kali. Lalu dianalisa penyerapan warna yang terjadi.
Identifikasi Bakteri Salmonella sp pada Telur Ayam Kampung Fitriana; Erlinawati; Safridha Kemala Putri; Neilul Khalisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3524

Abstract

Telur ayam kampung merupakan telur yang sangat banyak manfaatnya. Salah satu manfaat yang sangat umum adalah untuk pembuatan ramuan obat-obatan tradisional yang penggunaannya digunakan secara mentah. Telur ayam kampung dalam keadaan mentah dapat mengandung mikroorganisme, salah satu diantaranya adalah Salmonella sp. dapat menyebabkan diare dan penyakit lain pada manusia. Bakteri dapat berasal dari kotoran induk ayam yang melekat pada cangkang telur dan juga bisa jadi telur sudah mengandung bakteri sejak berada di dalam tubuh induk, misalnya, jika induk ayam menderita Salmonellosis, maka telur tersebut mengandung Salmonella sp. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah pada telur ayam kampung mentah yang sering dikonsumsi oleh masyarakat terkontaminasi oleh Salmonella sp dan untuk mengetahui Salmonella sp apa yang ada pada telur ayam kampung mentah. Metode Penelitian metodelogi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang luas. Untuk melihat gambaran identifikasi Salmonella sp. Sampel: Sampel penelitian ini adalah 5 butir kuning telur ayam kampung yang baru dikeluarkan 1-2 hari oleh induknya. Penelitian ini telah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Teknologi Laboratorium Medis. Penelitian ini telah dilakukan pada 25 Januari 2023 sampai 3 Februari 2023. Setelah dilakukan identifikasi terhadap Salmonella sp terhadap lima sampel kuning telur ayam kampung yang mentah pada media SSA (Salmonella Shigella Agar) terdapat Salmonella sundai pada sampel 1, 2, Salmonella choleraesis pada sampel 3, dan Salmonella abortusequi dan Salmonella abortusovis pada sampel 4, 5. Dari hasil identifikasi pada 5 sampel kuning telur ayam kampung mentah maka dapat disimpulkan bahwa semua sampel positif (+) Salmonella sp.