Debby Yuliana Sinaga
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital Flipbook Terhadap Peningkatan Karakter Siswa Pada Materi Aku Berperilaku Pancasila Di UPTD SD Negeri 122345 Junita Hutagalung; Asister Fernando Siagian; Debby Yuliana Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Flipbook terhadap Peningkatan Karakter Pada Materi Aku Berperilaku Pancasila Siswa Kelas II di UPTD SD Negeri 122345. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Populasi di dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Kelas II di UPTD SD Negeri 122345 Kota Pematangsiantar yang berjumlah 32 orang siswa. Sampel pada penelitian ini merupakan total populasi yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yakni lembar obervasi dan wawancara yang diuji melalui validator. Teknik analisis data menggunakan skala likert kemudian diinterpretassi menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa media pembelajaran digital berupa flipbook terbukti memberikan dampak positif terhadap perubahan karakter peserta didik di sekolah dasar. Flipbook tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan lima aspek karakter utama. Aspek religius berkembang melalui integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konten dan kegiatan refleksi spiritual. Nasionalisme tumbuh melalui penguatan materi yang menumbuhkan rasa cinta tanah air. Karakter mandiri terasah saat siswa mengelola proses belajarnya secara aktif dan bertanggung jawab. Nilai gotong royong muncul melalui aktivitas kolaboratif yang dapat diintegrasikan dalam tugas berbasis digital. Sementara itu, integritas terlihat dalam peningkatan sikap jujur dan disiplin dalam menyelesaikan tugas. Terakhir, aspek tanggung jawab juga berkembang karena siswa dilatih untuk menyelesaikan tugas tepat waktu dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPAS UPTD SD Negeri 122345 Daniel Syaputra Silaen; Asister Fernando Siagian; Debby Yuliana Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Yang Signifikan Penggunaan Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Pembelajaran IPAS UPTD SD Negeri 122345. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperiment jenis One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini adalah sampling jenuh, adapun sampel penelitian ini adalah siswa kelas V UPTD SD Negeri 122345 yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal tes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pemebelajaran make a match terhada kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada pembelajaran IPAS UPTD SD Negeri 122345. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pre-test menunjukan nilai rata-rata 49.25 dan post-test menunjukan nilai rata-rata 86.9. Hasil dari N-Gain Score yang di peroleh 0.73, yang artinyakelas tersebut mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan kategori tinggi karena g ≥ 0,70. Sehingga dari data tersebut dapat disimpulkan bahawa penggunaan model pembelajaran make a match berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dibandingkan sebelum di berikan model pembelajaran make a match.