Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Experience Quality Perceived Value dan Satisfaction terhadap Revisit Intention Pendaki Gunung Lawu Muhammad Syahril Hamdani; Jatmiko Jatmiko
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh experience quality, perceived value, dan satisfaction terhadap revisit intention pendaki Gunung Lawu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 115 responden yang pernah mendaki Gunung Lawu. Analisis data menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa experience quality berpengaruh positif terhadap perceived value dan satisfaction. Perceived value berpengaruh positif terhadap satisfaction dan revisit intention. Sementara itu, experience quality dan satisfaction tidak berpengaruh terhadap revisit intention. Penelitian ini memberikan masukan bagi pengelola wisata Gunung Lawu untuk meningkatkan experience quality dan perceived value pendaki.
Pengaruh Komitmen Organisasi, Motivasi Kerja dan Keterlibatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada Industri Aluminium di Jakarta Abdillah Roziak Tama; Jatmiko Jatmiko
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Komitmen Oraganisasi, Motivasi Kerja dan keterlibatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada industri aluminium di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring 90 responden yang merupakan karyawan pada industri tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan keterlibatan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan emosional karyawan terhadap organisasi serta penguatan motivasi kerja, baik instrinsik maupun ekstrinsik, merupakan strategi penting dalam meningkatan kinerja karyawan. Meskipun keterlibatan kerja tidak signifikan secara statistik, arah pengguna yang positif menunjukkan bahwa variabel ini tetap relevan untuk diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan.