Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Omnichannel Dan Dampaknya Terhadap Keterlibatan Pelanggan Pada Bisnis Ritel Tri Apriyono; Muhammad Asir; Klemens Mere
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4242

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong bisnis ritel untuk mengadopsi strategi omnichannel, yang mengintegrasikan berbagai saluran online dan offline guna menciptakan pengalaman belanja yang lebih lancar dan personal bagi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis berbagai studi terkini mengenai implementasi strategi omnichannel dan pengaruhnya terhadap keterlibatan pelanggan (customer engagement) dalam konteks bisnis ritel. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap publikasi ilmiah yang terbit pada periode 2020–2025, mencakup jurnal bereputasi internasional yang membahas inovasi saluran ritel, perilaku konsumen, pengalaman pelanggan, serta peran teknologi seperti analitik data, media sosial, dan kecerdasan buatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa integrasi antar-saluran meningkatkan kenyamanan dan konsistensi interaksi pelanggan, memperkuat loyalitas merek, dan mendorong keterlibatan yang lebih tinggi, terutama bila didukung oleh personalisasi berbasis data. Namun, penelitian juga menyoroti tantangan yang dihadapi bisnis ritel, seperti hambatan adopsi teknologi, perlindungan privasi data, dan kesenjangan kemampuan digital antara ritel besar dan kecil. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya investasi pada teknologi omnichannel dan pelatihan sumber daya manusia untuk memastikan implementasi yang efektif. Studi ini memberikan wawasan bagi praktisi dan peneliti tentang peran kunci strategi omnichannel dalam membentuk hubungan pelanggan yang berkelanjutan di era transformasi digital.
Neuromarketing Insights Into Consumer Decision-Making In The Post-Digital Era Syahril Hasan; Muhammad Asir; Klemens Mere
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10250

Abstract

The post-digital era has transformed how consumers process information, perceive brands, and make purchasing decisions. Traditional marketing approaches increasingly struggle to capture attention in environments saturated with digital stimuli. Neuromarketing, which integrates neuroscience with marketing research, offers a powerful framework for understanding the subconscious mechanisms that drive consumer behavior. This study explores how neural and emotional responses influence consumer decision-making in the context of digital overload and emerging technologies such as artificial intelligence, augmented reality, and personalized advertising. Using a mixed-method approach that combines electroencephalography (EEG) data with behavioral experiments, the study identifies key neural patterns linked to attention, emotion, and memory in purchasing contexts. The results reveal that emotional engagement and visual stimulus design significantly affect brand recall and decision confidence. The findings highlight the growing importance of sensory marketing and neurocognitive analysis as tools for designing more ethical, personalized, and effective marketing strategies in the post-digital age.