Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Self-Efficacy Santri Tahfiz dalam Proses Menghafal Al-Qur’an (Studi Kasus di Ma'had Miftahul Jannah) Faiz Dzulkhairi; Elisa Zahra; Muhamad Yudistira Nugraha; Abu Mansur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efikasi diri santri tahfiz dalam proses menghafal Al-Qur’an di Ma’had Miftahul Jannah, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi konsistensi mereka dalam menghafal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat efikasi diri di antara santri, yang terbentuk tidak hanya oleh motivasi individu, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti dukungan orang tua dan budaya kelembagaan ma’had. Dorongan dari orang tua cenderung memperkuat kepercayaan diri santri ketika dipersepsikan sebagai bentuk kepercayaan dan kasih sayang; namun, jika dipahami sebagai tekanan atau kewajiban, hal tersebut justru dapat melemahkan keyakinan terhadap kemampuan diri mereka sendiri. Selain itu, budaya dan peraturan ma’had berperan sebagai faktor mediasi yang membentuk kedisiplinan dan ketekunan santri dalam menghafal. Rutinitas yang terstruktur, sistem setoran harian, serta semangat kebersamaan yang dibangun di lingkungan ma’had turut mengembangkan konsistensi akademik sekaligus karakter religius santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dalam konteks pembelajaran tahfiz bukan sekadar konstruk psikologis, melainkan bagian integral dari pendidikan Islam yang bertujuan menumbuhkan kesadaran spiritual, kedisiplinan, dan integritas moral. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan tahfiz perlu menekankan tidak hanya pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan karakter.
INTERNALISASI NILAI DISIPLIN MELALUI VIDEO MOTIVASI ISLAMI DI YOUTUBE Elisa Zahra; Jihan Maharani; Alfina Sobarini; Maghda Khoirunisa; Hari Kurniawan; Ibnu Rozali
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni-Juli 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v2i1.224

Abstract

Seiring dengan perkembangan media digital, YouTube kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media yang efektif untuk menyebarkan berbagai nilai positif yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat. Salah satu nilai yang sering disampaikan melalui konten motivasi adalah disiplin. Penelitian ini menganalisis proses internalisasi nilai disiplin yang terdapat dalam empat video motivasi di YouTube, yaitu “Disiplin Kunci Sukses”, “Kunci Mental Disiplin: Kunci Sukses yang Jarang Dibahas”, “Kunci Hidup Disiplin: Saat Kamu Konsisten, Hidup Mulai Berubah”, dan “Tips Disiplin Membangun Kebiasaan”. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis) untuk mengkaji pesan-pesan yang disampaikan dalam setiap video terkait penerapan dan pembentukan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai disiplin yang disampaikan dalam keempat video mencakup kemampuan mengatur waktu dengan baik, membangun kebiasaan positif, mengendalikan rasa malas, serta menjaga komitmen dalam mencapai tujuan hidup. Internalisasi nilai tersebut berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu memahami makna disiplin, menghayati pentingnya disiplin dalam kehidupan, dan menerapkannya dalam tindakan sehari-hari. Proses ini diperkuat oleh penyampaian pesan yang bersifat persuasif serta penggunaan contoh-contoh yang dekat dengan pengalaman kehidupan masyarakat. Dengan demikian, YouTube memiliki potensi yang besar sebagai media edukatif yang dapat membantu menanamkan nilai disiplin sekaligus mendukung pembentukan karakter individu yang lebih baik.