Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Konsep Memberi Nafkah bagi Keluarga dalam Islam Ibnu Rozali
Intelektualita Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v6i2.1605

Abstract

Para ulama memberikan satu batasan tentang makna nafkah, diantaranya sebagaimana tertulis dalam kitab Mu’jamul Wasith, yaitu apa-apa yang dikeluarkan oleh seorang suami untuk keluarganya berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, dan yang selainnya. Nafkah ini juga mencakup keperluan istri sewaktu melahirkan, seperti pembiayaan bidan atau dokter yang menolong persalinan, biaya obat serta rumah sakit. Termasuk juga didalamnya adalah pemenuhan kebutuhan biologis isteri. Hukum memberi nafkah keluarga ini wajib atas suami, berdasarkan Al-Qur’an, hadits serta Ijma’ ulama.
Peran Kepala Madrasah dalam Pengembangan Program Tahfidzh di MIN 1 Kota Palembang Lady Nanda; Ibnu Rozali
Intelektualita Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v7i2.2902

Abstract

MIN 1 kota Palembang adalah salah satu lembaga pendidikan tingkat pertama yang berdiri dibawah naungan Kementerian Agama. Kepala Madrasah ingin mengembangkan sebuah program yaitu pengembangan program Tahfizh. Secara teoritis penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi yang lebih mendalam terhadap keilmuan yang akan diteliti oleh penulis, dan juga bisa mengungkap apa saja peran kepala Madarasah dalam pengembangan program rumah tahfidzh, dan secara praktis, penelitian ini bertujuan: a) Untuk mencari jawaban Bagaimana progam Rumah Tahfidzh di MIN 1 kota Palembang; b)Untuk menganalisis Bagaimana pengembangan Program Rumah Tahfidzh di MIN 1 kota Palembang; dan c)Untuk menganalisis, Bagaimana peran Kepala Madrasah dalam pengembangan Program Rumah Tahfidzh di MIN 1 kota Palembang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan data lapangan yang didapat dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah Program tahfidzh di MIN 1 Kota Palembang dibagi menjadi 3 kegiatan, yaitu; 1) Ekstrakulikuler Tahfidzh pada hari jum’at; 2) Mata Pelajaran BTQ; dan 3) Rumah Tahfidzh Nurul Qur’ani dan Rumah Tahfidz Nurul Qur’ani MIN 1 Kota Palembang menjadi salah satu inovasi yang dilakukan oleh Madrasah tersebut dalam upaya meningkatkan hafalan al-Qur’an siswa.
FA’ÂLIYYAH TATHBÎQ AL-NAZHARIYAH AL-TA’LÎM AN-NASYATHI BI-THARIQAH JIGSAW LI-TARQIYYAH FAHM AT-TALÂMÎDZ FÎ MÂDDAH AL-QAWÂID Enok Rohayati; Ibnu Rozali
Taqdir Vol 1 No 1 (2015): Taqdir
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

أثبت الكاتب أنّ تطبيق نظرية التعلم النشاطي بطريقة جكساو لها فعالية ظاهرة لترقية فهم التلاميذ في مادة القواعد في الفصل العاشر للدرس الإضافي بمدرسة العالية الثالثة الإسلامية الحكومية فالمبانج بنتيجة تي (t0) أكبر من ت ت (tt) هي : 2،72 14،67 2،02. و بذالك أنّ الفروض الصفرية (Ho) التي تقول أنّ تطبيق نظرية التعلم النشاطي بطريقة جكساو ليست لها فعالية ظاهرة لترقية فهم التلاميذ في مادة القواعد "مردودة". Dari penelitian ini, penulis menetapkan bahwa penerapan Metode Belajar Active Learning Tipe Jigsaw mempunyai efektifitas yang nyata untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mata pelajaran Qowa’id di kelas X Ekstrakulikuler Bahasa Arab di Sekolah MAN 3 Palembang dengan rincian nilai bahwa t0 lebih besar dari tt atau 2,02 < 14,68 > 2,72. Dengan demikian Hipotesis 0 (Ho) yang menyatakan bahwa penerapan Metode Belajar Active Learning Tipe Jigsaw tidak efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mata pelajaran Qowa’id “ditolak”.
Perceptions of Students of the Islamic Religion Education Study Program on Lecturer Professionalism at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Raden Fatah State Islamic University Palembang Alihan Satra; Herwan Efendi; Ade Akhmad Saputra; Ibnu Rozali; Lia Efriliyanti
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 5 No. 1 (2023): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v5i1.1119

Abstract

This research aims to determine the Perceptions of Students of the Islamic Religion Education Study Program on the Professionalism of Lecturers at the Faculty of Tarbiyah and Teaching Sciences, State Islamic University of Raden Fatah Palembang. In this research using qualitative methods, qualitative research. The results of the research show that the perceptions of students of the Islamic Religious Education Study Program towards Lecturer Professionalism at the Tarbiyah and Teacher Training Faculty of UIN Raden Fatah Palembang, reveal varying perceptions, between one student and another, because everyone who expresses perceptions critically is influenced by feelings, experiences, thinking abilities, and other aspects according to what is felt, then their perception can be revealed. On average according to students regarding the professionalism of lecturers in terms of lecturer pedagogic competence, of course there is no doubt from the scientific field, insight, educational foundation, but all of that cannot be denied that there are also some lecturers who do not apply their pedagogic competence as there are some lecturers who do not use media and methods varied learning so that lectures feel bored and monotonous.
Asbab al-Nuzul dalam Perspektif M.Quraish Shihab serta Relevansinya pada Pendidikan Agama Islam Regina Trismayanti; Ibnu Rozali; Rahma Tazkia; Kisti Wulan Dari; Reva Alvionita; Sadri Zulkiffli; Pingki Hendika Pratama
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wzf78071

Abstract

Memahami Al-Qur'an tidak cukup hanya melalui pembacaan teks dan terjemahannya. Banyak ayat diturunkan dalam konteks peristiwa tertentu sehingga pemahaman terhadap latar belakang turunnya ayat diperlukan agar pesan yang terkandung di dalamnya dapat ditangkap secara utuh. Dalam kajian Ulumul Qur'an, Asbabun Nuzul menempati posisi penting sebagai salah satu sarana untuk memahami konteks tersebut. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep Asbabun Nuzul menurut perspektif M. Quraish Shihab serta mengkaji relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari karya-karya M. Quraish Shihab, literatur Ulumul Qur'an, artikel ilmiah, dan materi digital berupa konten YouTube yang membahas kekeliruan dalam memahami Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab memandang Asbabun Nuzul sebagai unsur yang tidak hanya menjelaskan sebab turunnya ayat, tetapi juga membantu memahami konteks, tujuan, dan kandungan pesan Al-Qur'an secara lebih menyeluruh. Pemahaman terhadap konteks ayat berperan dalam mencegah penafsiran yang sempit maupun terlepas dari maksud ayat. Dalam ranah Pendidikan Agama Islam, pandangan ini relevan untuk mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, serta mengaitkan nilai-nilai Al-Qur'an dengan realitas kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Asbabun Nuzul memiliki peran penting tidak hanya dalam disiplin ilmu tafsir, tetapi juga dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih reflektif, aplikatif, dan bermakna.
Tafsir Maudhu`i dalam Ayat-ayat Pendidikan Akhlak dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Agama Islam Berlianna Rahmawati; Meri Noktaria; Ibnu Rozali; Mikail Aydin; M. Arridho; M. Ilham Akbar
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3e3wd062

Abstract

Penelitian ini membahas metode tafsir maudhu’i dalam mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan akhlak serta implikasinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembentukan akhlak peserta didik di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konsep tafsir maudhu’i dalam ayat-ayat akhlak serta menganalisis penerapannya dalam pembelajaran PAI. Metode yang digunakan adalah metode analisis kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan pendapat para ahli tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir maudhu’i mampu memberikan pemahaman yang sistematis dan komprehensif terhadap konsep akhlak, yang mencakup hubungan manusia dengan Allah, sesama manusia, dan lingkungan. Implikasi dalam pembelajaran PAI terlihat pada pentingnya keteladanan, pembiasaan, dan penguatan nilai-nilai moral seperti kejujuran, kesabaran, dan toleransi. Dengan demikian, tafsir maudhu’i berperan penting dalam pengembangan pendidikan akhlak yang relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.
Konsep Muhkam dan Mutasyabih dalam Penguatan Moderasi Beragama di Sekolah Eka Oktayani; Ulil Albab; Dedi Munawwar Yasin; Ibnu Rozali; Arin Setiani; Az-Zahra Dien Adzellina; Nadirah Syafitri
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/5sc7t479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep muhkam dan mutasyabih dalam Al-Qur’an serta perannya dalam memperkuat moderasi beragama di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat muhkam berfungsi sebagai dasar nilai yang jelas dan tetap, seperti keadilan, tauhid, dan toleransi, sedangkan ayat mutasyabih memberikan ruang penafsiran yang mendorong sikap terbuka dan menghargai perbedaan. Keseimbangan antara keduanya menghasilkan pemahaman agama yang tidak ekstrem dan sesuai dengan konteks kehidupan. Dalam pendidikan, konsep ini berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, inklusif, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman.
Penerapan Pendekatan Heutagogy dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Kelas X Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 7 Palembang Muhammad Mirza Naufal; Irja Putra Pratama; Ibnu Rozali
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 4 No. 1 (2026): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v4i1.1675

Abstract

This study examines the application of the Heutagogy approach to enhance students’ learning creativity in Islamic Religious Education (PAI). Using a quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design with 33 tenth-grade students, data were collected through essay tests and projects. The results show a significant improvement in scores from 46.18 to 78.72, with increases in originality, flexibility, and learning autonomy. Statistical analysis indicates p = 0.000 and Cohen’s d = 4.02 (very large effect). The findings suggest that Heutagogy effectively promotes students’ creativity and engagement in learning. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji penerapan pendekatan heutagogi dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimen one-group pretest-posttest dengan 33 siswa kelas X, data dikumpulkan melalui tes esai dan proyek. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari 46,18 menjadi 78,72, serta peningkatan pada indikator orisinalitas, fleksibilitas, dan otonomi belajar. Analisis statistik menunjukkan p = 0,000 dan Cohen’s d = 4,02 (efek sangat besar). Temuan ini menunjukkan bahwa heutagogi efektif dalam meningkatkan kreativitas dan keterlibatan belajar siswa.  
PENERAPAN TEKNIK PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA Azizah Azizah; Aida Imtihana; Ibnu Rozali
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10056

Abstract

Abstract. The background of this study focuses on the low level of students’ learning concentration caused by academic pressure, environmental distractions, and individual factors. The main problem addressed in this research is the students’ weak ability to maintain attention during the learning process. The purpose of this study is to determine the effect of applying the Progressive Muscle Relaxation technique on improving students’ learning concentration, with the expectation of contributing to the development of effective learning strategies that enhance focus and academic achievement. The method used in this study was a quantitative approach with a Pre-Experimental design, specifically the One Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 32 students selected through purposive sampling. Data were collected using a learning concentration questionnaire and analyzed using the Paired Sample t-Test to test the established hypothesis. The validity and reliability of the instrument were examined using the Product Moment correlation and Cronbach’s Alpha formula. The results of statistical analysis showed an increase in students’ learning concentration after the implementation of the Progressive Muscle Relaxation technique, as indicated by the average posttest score of 54.00, which was higher than the pretest score of 50.47. The two-tailed hypothesis test revealed that the tcount value (-4.47) was within the hypothesis acceptance region (tcount -4.47 > ttable 2.04) with a significance value of 0.00 < 0.05. Thus, it can be concluded that the Progressive Muscle Relaxation technique is effective in improving students’ learning concentration, indicating that the hypothesis (Hα) is accepted. This study provides a practical contribution to the development of teaching methods that emphasize the balance between physical relaxation and mental readiness to support academic success. Keywords: Progressive Muscle Relaxation, Improvement, Learning concentration, Students Abstrak. Latar belakang penelitian ini berfokus pada rendahnya konsentrasi belajar siswa yang disebabkan oleh tekanan akademik, gangguan lingkungan, dan faktor individu. Masalah utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah lemahnya kemampuan siswa untuk mempertahankan perhatian selama proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap peningkatan konsentrasi belajar siswa, dengan harapan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi belajar efektif yang meningkatkan fokus dan prestasi akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pra-Eksperimental, khususnya Desain Pretest-Posttest Satu Kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner konsentrasi belajar dan dianalisis menggunakan Uji t Sampel Berpasangan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Validitas dan reliabilitas instrumen diperiksa menggunakan korelasi Product Moment dan rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan konsentrasi belajar siswa setelah penerapan teknik Relaksasi Otot Progresif, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest sebesar 54,00, yang lebih tinggi dari nilai pretest sebesar 50,47. Uji hipotesis dua arah mengungkapkan bahwa nilai t hitung (-4,47) berada dalam wilayah penerimaan hipotesis (t hitung -4,47 > t tabel 2,04) dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik Relaksasi Otot Progresif efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa, yang menunjukkan bahwa hipotesis (Hα) diterima. Studi ini memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan metode pengajaran yang menekankan keseimbangan antara relaksasi fisik dan kesiapan mental untuk mendukung keberhasilan akademik. Kata kunci: Progressive Muscle Relaxation, Peningkatan, Konsentrasi belajar, Siswa.
Narasi Akhlak Mulia Dalam Dakwah Digital: Studi Kualitatif Pada Kanal Youtube Ust Irfan Rizki Haas Novita Sari; Arfit Shafi Anis; Sandra Ayuning Tyas Pratiwi; Azzahra Refa Junia Lestari; Melka Melia Utami; Aulia Dhita Pratiwi; Lilis Permita Sari; Ibnu Rozali
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 3 (2026): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i3.434

Abstract

This study aims to analyze the narrative of noble character (akhlaq) in digital da'wah on the YouTube channel of Ust Irfan Rizki Haas, which is motivated by the rapid development of digital media that has transformed the delivery of da'wah from conventional methods into more modern, social media-based approaches. This research employs a qualitative approach using descriptive content analysis, with data collected through digital observation and documentation of selected preaching videos chosen through purposive sampling. The findings indicate that the narrative of noble character in digital da'wah is delivered through a structured storytelling approach that is relevant to daily life, making it capable of attracting audience attention, while the da'wah strategy combines emotional, rational, and sensory approaches, which are proven effective in enhancing audience understanding and engagement. The dominant moral values include husnuzan (positive thinking), gratitude, humility (tawadhu’), consistency (istiqamah), and acceptance (ridha), while audience responses tend to be positive, as they not only understand the message but are also encouraged to change their behavior. Therefore, digital da'wah based on narratives of noble character can serve as an effective communication strategy in shaping character and improving the moral quality of society, especially among the younger generation in the digital era.