Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Penanaman Modal Asing dan Peranannya Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Sumatera Utara Lili Sulistriani; Effendy Sadly; Fauzi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4685

Abstract

Permasalahan pengamatan ini yaitu Seberapa besar Kontribusi dalam investasi luar negeri terkait Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) di Sumatera Utara perlu ditingkatkan. Apa saja yang menjadi Kontribusi penanaman modal Asing yang mampu mengembangkan Produc Domestic Regional Bruto (PDRB) di Sumatera Utara perlu ditingkatkan. Fokus eksplorasi yaitu agar mengetahui kontribusi investasi luar negeri terkait Barang Domestik di Sumatera Utara. Agar memahami seberapa besar Kontribusi ini terkait Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) di Sumatera Utara perlu ditingkatkan. Teknik eksplorasi ini adalah metode kuantitatif. Temuan eskplorasi ini menunjukkan yakni Terdapat pengaruh dan peranan Penanaman Modal Asing (PMA) terkait Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) Nilai estimasi t hitung sebesar 1,952 menunjukkan hal tersebut, cukup besar dari t tabel sebanyak 1,706 (1,952>1,706) dengan arah positif, jadi H0 di terima dan Ha di tolak bagian ini memberikan bukti yakni variabel X berdampak baik dan bersangkutan terkait PDRB masa 2018-2022.. Perkebunan dan perikanan, penambangan dan penggalian, pembuatan produksi, tenaga arus dan gas, air bersih, limbah, pengelolahan sampah dan didaur kembali, konstruksi, penjualan besar juga eceran, servis kendaraan, pengangkutan dan penyimpanan, penyaluran sarana prasarana, berita dan interaksi, layanan moneter dan pengangkutan, layanan asosiasi, perindustrian, kekuatan dan pegangan sosialnya, layanan pembelajaran, layanan kesehatan dan kemakmuran sosial, dan lain sebagainya merupakan perusahaan dapat berkontribusi investasi asing terkait perkembangan Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) di Sumatera Utara.
Efektivitas Pengelolaan Dana Desa dan Dampaknya terhadap Pembangunan Desa Lama Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Ari Suwardi; Effendy Sadly; Amrani Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Dana Desa dan dampaknya terhadap pembangunan desa di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, serta untuk mengetahui hambatan dalam pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara dengan perangkat desa yang terlibat dalam pengelolaan Dana Desa. Analisis data dilakukan menggunakan teknik efektivitas dan Rasio Efektivitas untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengelolaan Dana Desa secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Dana Desa di Desa Lama secara umum telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Tahap perencanaan dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif melalui musyawarah desa yang melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat. Pada tahun 2022, 2023, dan 2024 pengelolaan Dana Desa tergolong efektif karena rasio efektivitas berada pada kisaran 90%–100%, yaitu tahun 2022 sebesar 97,59%, tahun 2023 sebesar 97,51%, dan tahun 2024 sebesar 99,36% sesuai ketentuan Permendagri Nomor 690.900.327 tentang rasio efektivitas. Namun, pada tahun 2025 pengelolaan Dana Desa dinilai kurang efektif karena rasio efektivitas hanya mencapai 68,65%, berada di bawah ketentuan yang telah ditetapkan. Hambatan yang ditemukan antara lain keterlambatan pencairan anggaran dan keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan administrasi desa.