Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komparasi Dashboard Facebook Dan Instagram Kasus Pada Iklan Perusahaan Tas Shofie Nurul Lailie; Desti Aryani; Fakhirah Rizqy Anwar; Yudistira Pratama Aristiawan; Muhammad Ridwan; Intan Anjar sari; Siti Alianti Oktapiandi; Sulistia Fitrianni; Ryan Muttaqien; Ali Alamsyah Kusumadinata
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4738

Abstract

Platform Meta Ads menjadi salah satu sarana strategis dalam pemasaran digital modern yang banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas iklan Meta Ads antara platform Facebook dan Instagram pada perusahaan tas Wesback. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif komparatif dengan analisis data sekunder yang diperoleh dari dashboard Meta Business Suite selama periode Juni hingga Agustus 2025 pada Perusahaan wesback. Empat indikator utama digunakan untuk menilai efektivitas iklan, yaitu jumlah pengikut (followers), interaksi konten (engagement), klik tautan (link clicks), dan tayangan (impressions). Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan Welch’s t-test untuk menguji signifikansi perbedaan antara dua platform dengan varians yang tidak homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik (p > 0,05) pada keempat indikator, namun terdapat kecenderungan perbedaan secara praktis. Facebook menunjukkan keunggulan pada indikator tayangan dan klik tautan, sedangkan Instagram lebih unggul pada indikator pengikut dan interaksi. Temuan ini menegaskan bahwa Facebook relative lebih efektif dalam meningkatkan jangkauan audiens dan konversi, sementara Instagram unggul dalam membangun hubungan emosional serta kesadaran merek. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan strategi komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC) untuk mengoptimalkan sinergi pada kedua platform sesuai dengan tujuan pemasaran perusahaan.
Kecemasan Berbicara pada Individu: Fenomena tentang Dampak Psikologis dan Perilaku Komunikasi Ridwan Muhamad; Desti Aryani; Fakhirah Rizqy Anwar; Yudistira Pratama Aristiawan; Intan Anjar Sari; Shofie Nurul Lailie; Ryan Muttaqien; Siti Alianti Oktapiandi; Sulistia Fitrianni; Ali Alamsyah Kusumadinata
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6306

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengalaman cemas berbicara pada individu dalam konteks komunikasi interpersonal maupun publik. Kecemasan berbicara muncul sebagai respons psikologis yang ditandai rasa takut terhadap penilaian negatif, ketegangan emosional, dan reaksi secara fisik yang menghambat kelancaran penyampaian pesan. Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan pengamatan terhadap partisipan yang memiliki pengalaman kecemasan dalam berbicara. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecemasan disebabkan oleh pengalaman negatif masa lalu, rendahnya kepercayaan diri, dan situasi sosial yang dianggap mengancam, terutama ketika berhadapan dengan figur penting. Dampaknya terlihat pada perilaku komunikasi, seperti minimnya kontak mata, sulit mengekspresikan ide, dan munculnya gejala fisik seperti tremor serta keringat dingin. Strategi coping yang dilakukan partisipan, seperti latihan pernapasan, persiapan materi, dan penghindaran situasi, belum sepenuhnya efektif, terutama karena penghindaran justru dapat meningkatkan kecemasan. Temuan penelitian menegaskan bahwa kecemasan berbicara merupakan fenomena beragam dan rumit yang memerlukan pendekatan intervensi menyeluruh untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kebahagiaan psikologis individu.