Syaripuddin Syaripuddin
Institut Agama Islam (IAI) Al-Amanah Jeneponto

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Maqasid al-Shariah dan Integrasi Etika dalam Rantai Pasokan Halal: Peluang dan Tantangan bagi UMKM di Kabupaten Jeneponto Syaripuddin Syaripuddin; Nasrullah Bin Sapa; Cut Muthiadin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi prinsip Maqasid al-Shariah dan etika dalam rantai pasokan halal serta dampaknya terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jeneponto. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan produk halal, UMKM dihadapkan pada peluang untuk berkembang melalui adopsi praktik bisnis yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tinjauan pustaka untuk menganalisis alasan di balik penerapan prinsip Maqasid al-Shariah dalam bisnis halal, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi hambatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UMKM di Kabupaten Jeneponto memiliki peluang signifikan untuk memasuki pasar halal, tantangan seperti keterbatasan pengetahuan, sumber daya, dan teknologi tetap menjadi hambatan utama. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan kebijakan dan dukungan bagi UMKM, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya integrasi etika dan Maqasid al-Shariah dalam menciptakan rantai pasokan halal yang berkelanjutan dan etis. Rekomendasi juga diberikan untuk meningkatkan kerjasama antar pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi prinsip-prinsip halal dan etika yang lebih baik di sektor UMKM.
Sinergi Lembaga Keuangan Syariah dan Industri Halal dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Indonesia A M Nur Atma Amir; Syaripuddin Syaripuddin; Siradjuddin Siradjuddin; Rika Dwi Ayu Parmitasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5272

Abstract

Penelitian ini mengkaji sinergi antara pembiayaan syariah dan industri halal dalam meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia, yang masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan peluang besar sebagai tulang punggung perekonomian nasional dalam konteks ekonomi syariah global yang terus berkembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, memanfaatkan data sekunder bereputasi dari jurnal nasional dan internasional, dokumen pemerintah, serta laporan global untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai fenomena sinergi pembiayaan syariah dan industri halal. Analisis tematik dan triangulasi sumber dilakukan guna mengantisipasi bias dan memperkuat validitas temuan, serta komparasi praktik dengan negara maju sebagai acuan best practices yang dapat diadaptasi untuk pengembangan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan syariah meliputi instrumen mudarabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah, dengan murabahah sebagai instrumen dominan. Pembiayaan syariah secara empiris mampu meningkatkan omzet, profitabilitas, serta efisiensi UMKM halal dan mendorong formalitas usaha. HVC memberikan kontribusi signifikan untuk pertumbuhan ekonomi melalui integrasi aktivitas utama dan pendukung yang meningkatkan akses pasar, kepercayaan konsumen, dan efisiensi operasional. Regulasi JPH dan digitalisasi proses sertifikasi mempercepat adaptasi industri halal. Meski demikian, tantangan literasi, jangkauan pembiayaan, prosedur rumit, dan infrastruktur perlu diatasi untuk mencapai potensi penuh industri halal Indonesia.
Empowering Halal Food MSMEs through Koperasi Merah Putih: Pathways to Inclusive Economic Development in South Sulawesi Nurfitriani Nurfitriani; Syaripuddin Syaripuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7453

Abstract

This study explores the role of Islamic cooperatives in empowering halal micro, small, and medium enterprises (MSMEs) as a pathway to inclusive and sustainable economic development in South Sulawesi, Indonesia. It aims to assess how community-based models, particularly Koperasi Merah Putih, support halal MSMEs through Sharia-compliant financing, certification facilitation, and digital capacity building. Employing a qualitative case study methodology, the research was conducted in five districts with purposive sampling of cooperative members, MSME owners, and institutional stakeholders. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, and analyzed using thematic methods rooted in Islamic economic frameworks. The findings reveal that profit-sharing contracts such as mudharabah and musyarakah significantly enhance financial inclusion, while collective halal certification models reduce costs and procedural complexity. Digital transformation initiatives improve MSMEs’ market access and resilience, particularly when integrated with cooperative governance. Women entrepreneurs and rural actors benefit from enhanced opportunities, despite facing structural barriers. The study concludes that cooperative-based halal ecosystems “anchored in ethical finance and collective empowerment” offer a viable strategy for inclusive development and Islamic economic justice. It recommends further institutional support and policy innovation to replicate and scale the model across other regions.