Muslim Muslim
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Historis, Problematika, Dan Sistem Penyelenggaraan Pendidikan Di Cina Lasni Sutri; Tati Lasmita; Ranita Ranita; Arin Wibowo; Muslim Muslim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5382

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menganalisis histori, problematika, serta sistem penyelenggaraan pendidikan di Cina menggunakan metode studi literatur deskriptif-analitis. Cina dikenal memiliki salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia, menganggap pendidikan sebagai investasi terpenting untuk pengembangan sumber daya manusia guna memperkuat negara dan bersaing secara global. Secara historis, pendidikan di Cina telah berkembang sejak masa Dinasti Han (dipengaruhi filsafat Kongfu) dan mengalami modernisasi pesat pada masa reformasi dengan adopsi teori Barat. Sistem pendidikan di Cina dibagi menjadi empat jenis (pendidikan dasar, teknik/kejuruan, tinggi, dan dewasa). Pengelolaannya bersifat terpusat, dengan Komisi Pendidikan Negara (SEDC) mengurus seluruh administrasi. Sistem ini dirancang untuk mengembangkan potensi siswa dan mengurangi penekanan pada hafalan. Namun, sistem ini memiliki beberapa masalah (problematika), terutama karena penekanan yang besar pada ujian seperti ujian masuk perguruan tinggi (Gaokao). Hambatan utama mengapa pendidikan yang berorientasi pada kualitas belum bisa diterapkan secara menyeluruh adalah adanya perbedaan tingkat akses dan kualitas di berbagai wilayah.
Dimensi-Dimensi Kehidupan Masyarakat Yang Mempengaruhi Penyelenggaraan Pendidikan Erly Zahara; Siti Sumartini; Firda Fadila Ghassani; Ziaulhak Ziaulhak; Muslim Muslim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5475

Abstract

Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahami arti dari dimensi-dimensi kehidupan masyarakat yang mempengaruhi penyelenggaraan pendidikan dalam sebuah negara. Untuk mengetahui peran serta masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan yang menjadi tanggung jawab hubungan sekolah antara pemerintah dan masyarakat agar tercipta mutu sekolah, karena pada dasarnya sekolah merupakan lembaga sosial yang tidak dapat dipisahkan dari dimensi-dimesi lingkungan masyarakat, begitu juga sebaliknya. Dengan mengetahui dimensi tersebut mambantu kita untuk dapat menyelenggarakan pendidikan, yang mana pendidikan merupakan proses sosial yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Penyenggaraan pendidikan dipengaruhi oleh berbagai dimensi kehidupan sosial, budaya, ekonomi, politik dan agama yang berkembang dalam suatu komunitas. Dimensi sosial berhubungan dengan struktur dan pola interaksi masyarakat yang menentukan akses serta kesempatan belajar, saling berinteraksi, bekerjasama dalam membangun tatanan kehidupan lebih luas dalam bernegara. Membentuk sikap sosial dalam bekerjasama,solidaritas, displin dan kepedulian anatar sesama. Dimensi budaya mempengaruhi nilai, norma dan tradisi yang menjadi dasar pembentukan kurikulum maupun praktik pendidikan. Yang diharapkan menjadi identitas suatu masyarakat dan memengaruhi pola pikir, perilaku serta cara pandang terhadap kehidupan selama pendidikan itu berlangsung untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan bernegara.melestarikan budaya lokalsekaligus membentuk sikap toleran terhadap keberagaman budaya di suatu negara. Dimensi ekonomi berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam mendukung sarana, prasarana, serta pembiayaan pendidikan. Aspek kehidupan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan kesejahteraan warga sekolah dalam penyelenggaraan membelajaran dilingkungan pendidikan itu berlangsung karena ketersedian fasilitas, kualitas guru dan akses pendidikan sangat dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat. Dimensi politik berperan melalui kebijakan pemerintah dalam mengambil keputusan serta kebijakan publik sehingga tercapai keteraturan, keadilan dan kesejahteraan dalam mengatur sistem pendidikan. Pemerintah menerapkan kebijakan Pendidikan Nasional, Kurikulum, Anggaran Pendidikan dan regulasi penyelengaraan Pendidikan. Dimensi Agama akan memberikan landasan moral dan etika dalam proses pembelajaran. Menanamkan nilai- nilai positif dan akhlak agar peserta didikan berkarakter serta memiliki integritas spiritual yang baik.Dimensi ini menjadi pedoman moral dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus memengaruhi pola pikir, sikap dan perilaku individu maupun kelompok. Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh dinamika masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dimensi-dimensi tersebut sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang relevan, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.