Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Desain Instrumen Asesmen Kognitif Peserta Didik: Integrasi Teknik Tes Dan Non-Tes Berbasis Taksonomi Bloom Riana Multhazam; Sulkifli Sulkifli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep ranah kognitif dalam evaluasi pembelajaran, meliputi definisi, aspek-aspek penilaian berdasarkan Taksonomi Bloom, serta teknik dan instrumen yang dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar kognitif peserta didik. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori library research atau kajian pustaka, yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai bahan pustaka seperti buku, hasil penelitian sejenis sebelumnya, artikel, catatan, dan berbagai jurnal yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ranah kognitif mencakup enam tingkatan kemampuan berpikir: pengetahuan (C1), pemahaman (C2), aplikasi (C3), analisis (C4), sintesis (C5), dan evaluasi (C6). Instrumen penilaian ranah kognitif dapat menggunakan teknik tes yang meliputi pilihan ganda, isian singkat, menjodohkan, dan uraian, serta teknik non-tes berupa portofolio, proyek, dan produk. Melalui artikel ini diharapkan memberikan kemudahan bagi guru dalam merancang dan mendesain instrumen penilaian ranah kognitif peserta didik yang komprehensif, valid, dan sesuai dengan tingkatan kemampuan berpikir yang hendak diukur.
OPTIMALISASI MANAJEMEN TENAGA PENDIDIK, KEPENDIDIKAN, DAN PESERTA DIDIK UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS WINTA GADIS OKTAPIANA; NUR WAFIAH; YUDRIZKA UJLIFAT; AZIZAH NURUL HUSNA R; SULKIFLI SULKIFLI
ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): ABDUSSALAM: JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM
Publisher : ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality educational services are a primary pillar in creating superior and competitive human resources in the global era. However, many educational institutions still face various challenges in managing the education system comprehensively, especially in the aspects of educational management, educators and educational staff, and students. This research was conducted to describe efforts to optimize these three components to support the improvement of educational service quality. The approach used is descriptive qualitative through a literature study of various academic sources and educational policies. The results of the study indicate that well-planned educational management, training and competency development for educators and educational staff, and continuous student development significantly contribute to the quality of educational services. Therefore, synergy and integrated management are needed so that the educational process can run effectively and be oriented towards quality improvement.
Pelaksanaan Fungsi-Fungsi Manajemen di Lembaga Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Delfira Sulfiawan; Ahmad Faqih Amin; Sulkifli Sulkifli
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11603

Abstract

Manajemen yang efektif dan efisien sangat penting bagi lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikannya. Artikel ini menggunakan metode literature review untuk membahas implementasi fungsi manajemen di lembaga pendidikan. Fungsi perencanaan meliputi perencanaan strategis, operasional, dan pengembangan kurikulum. Fungsi pengorganisasian meliputi pengelompokan tugas, tenaga kerja, dan penataan ruang kelas dan laboratorium. Fungsi pelaksanaan meliputi pengajaran, penilaian, dan pengembangan siswa. Sedangkan fungsi pengawasan mencakup kegiatan pemantauan dan pengendalian untuk memastikan tujuan yang telah ditetapkan tercapai secara efektif dan efisien. Melalui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen tersebut, lembaga pendidikan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, para pengambil keputusan di lembaga pendidikan harus memperhatikan pelaksanaan fungsi manajemen agar tujuan pendidikan dapat maksimal.
STRATEGI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN: MENGOPTIMALKAN EFESIENSI, AKUNTABILITAS, DAN KUALITAS PENDIDIKAN Nurul Annisa; Sulkifli Sulkifli
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11610

Abstract

Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan. Pembiayaan pendidikan mencakup perencanaan, pengalokasian, pengendalian, dan evaluasi sumber daya finansial untuk menjamin tercapainya tujuan pendidikan. Studi ini membahas berbagai strategi manajemen pembiayaan pendidikan, baik dari sektor publik maupun swasta, serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan dana pendidikan. Penelitian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen pembiayaan sangat bergantung pada perencanaan yang matang, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Selain itu, pengelolaan dana yang efisien dapat meningkatkan aksesibilitas pendidikan, kualitas pembelajaran, dan pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh peserta didik. Studi ini juga menyoroti peran inovasi finansial, seperti kemitraan publik-swasta, beasiswa, dan dana abadi pendidikan, sebagai alternatif untuk menghadapi keterbatasan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan yang profesional dan terstruktur mampu meminimalkan pemborosan, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan pendidikan nasional. Dengan demikian, penguatan kapasitas manajemen pembiayaan pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkelanjutan, adil, dan berkualitas tinggi.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN SEBAGAI PENUNJANG PROSES BELAJAR MENGAJAR Putri Afika Faradila; Muhamad Khidry; Sulkifli Sulkifli
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11627

Abstract

Pengelolaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses pengajaran dan pembelajaran di sekolah. Ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap, memadai, dan terkelola dengan baik dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif, efisien, nyaman, dan kondusif bagi siswa dan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya pengelolaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan sebagai pendukung proses pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah riset pustaka dengan mengumpulkan berbagai data dan informasi dari buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan mencakup beberapa tahapan penting, yaitu perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penyimpanan, pemeliharaan, dan penggunaan atau pemanfaatan fasilitas pendidikan. Pengelolaan fasilitas dan infrastruktur yang baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memudahkan guru dalam menyampaikan materi, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Selain itu, kelengkapan fasilitas dan infrastruktur juga merupakan faktor yang memengaruhi kualitas dan citra lembaga pendidikan di masyarakat. Dengan demikian, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara optimal.