Tobi Tobi
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Jejak Pendidikan dan Transformasi Sosial Islam Pada Zaman Rasulullah Saw Mohammad Rosi; Romayyizah Romayyizah; Tobi Tobi; Siti Qomariyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5628

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendidikan dan transformasi sosial pada masa Rasulullah SAW melalui pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis, sirah Nabawiyah, serta kajian kontemporer tentang pendidikan Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pada masa Nabi bersifat holistik, mencakup aspek spiritual, moral, intelektual, sosial, dan praktis dengan metode dialogis, interaktif, keteladanan, dan pembelajaran berbasis pengalaman. Pendekatan ini melahirkan generasi sahabat yang berakhlak mulia dan mampu menjadi agen perubahan sosial. Pendidikan juga menjadi motor transformasi masyarakat Arab, menghapus praktik jahiliyah seperti diskriminasi gender dan perbudakan, serta membentuk masyarakat egaliter melalui penanaman nilai keadilan, empati, dan solidaritas. Pendidikan perempuan memperoleh perhatian besar sehingga mendorong peningkatan peran perempuan dalam berbagai bidang ilmu dan kehidupan sosial. Meskipun menghadapi resistensi budaya dan penolakan elite Quraisy, pendekatan pedagogis Nabi yang persuasif dan adaptif memungkinkan ajaran Islam diterima luas serta berkembang menjadi tradisi keilmuan yang berkelanjutan. Prinsip integrasi ilmu agama dan duniawi, pembentukan karakter, pembelajaran kontekstual, dan keteladanan tetap relevan bagi pendidikan modern. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Rasulullah SAW merupakan sistem transformasi sosial komprehensif yang membentuk masyarakat beradab dan menjadi fondasi peradaban Islam, sekaligus memberikan model pendidikan holistik yang sesuai untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini.
Transformatif Pendidikan Islam Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam: pendidikan dalam kajian filsafat Mohammad Rosi; Maria Ulfa; Tobi Tobi; Djoko Hartono4
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5921

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi pendidikan Islam melalui perspektif filsafat pendidikan Islam dengan tujuan mengembangkan kerangka pendidikan yang transformatif, holistik, dan relevan dengan tantangan abad ke-21. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, menganalisis karya-karya Dr. Yusuf Hanafi, Achmad Sultoni, dan Prof. Dr. H. Muh. Huda, serta literatur terkait untuk memahami konsep pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, tarbiyah, ta’lim, dan tazkiyah dalam berbagai disiplin ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam meliputi metafisika, aksiologi, dan pragmatisme menjadi landasan penting dalam membangun pendidikan yang membentuk karakter, kecerdasan spiritual, dan kemampuan adaptif peserta didik. Transformasi kurikulum melalui revitalisasi tradisi lokal seperti Mapalus dan penerapan Kurikulum Merdeka di madrasah memungkinkan integrasi pendidikan agama dan nilai sosial-kultural, meskipun menghadapi tantangan kesiapan guru dan sumber daya. Dari aspek pedagogis, penggunaan teknologi imersif seperti VR, AR, dan AI, serta pembelajaran kooperatif berbasis nilai Islam, terbukti meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan perkembangan moral siswa. Strategi pendidikan transformatif yang menekankan refleksi kritis, pengalaman autentik, dan pemahaman multidimensional dapat melahirkan peserta didik yang religius, kreatif, kritis, dan kompetitif secara global. Penelitian ini juga menyoroti peluang pendidikan Islam untuk mengintegrasikan nilai-nilai global, kewarganegaraan, dan inklusivitas dalam model pendidikan holistik. Rekomendasi meliputi pengembangan kurikulum berbasis integrasi nilai Islam, optimalisasi teknologi pembelajaran, pelatihan guru, revitalisasi tradisi lokal, serta penelitian komparatif dan longitudinal untuk memastikan relevansi dan efektivitas pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang beretika, adaptif, dan siap menghadapi dinamika masyarakat modern.