Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pancasila Sebagai Kekuatan Moral Bangsa Di Tengah Tantangan Era Society 5.0 Zahrani Salwa Azizah; Silmi Aulia Sholeh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6137

Abstract

Technological developments in the era of Society 5.0 have had a major impact on various aspects of Indonesian society, both positive and negative. The combination of the physical and virtual worlds presents various moral challenges, such as the spread of false information, misuse of technology, and a decline in the frequency of social interaction. Pancasila, as the ideological foundation and worldview of the nation, plays a very important role in protecting the character, morals, and direction of the country's development so that it remains focused on human values. This article aims to assess the challenges faced by the Indonesian people in the era of Society 5.0 and identify the importance of Pancasila values as moral guidelines that can help in facing modern technological changes. The method used is a literature study by collecting various academic sources related to Pancasila and digital ethics issues. The results show that Pancasila can serve as the basis for digital ethics, character building, and a foundation for policies to maintain unity and social justice in the context of Society 5.0. Thus, Pancasila is still relevant as the moral force of the nation in facing the challenges of current technological changes. Keywords: Pancasila, Moral Force, Society 5.0, Digital Ethics, National Character  
Implementasi Nilai-Nilai Humanistik dalam Pendidikan Karakter untuk Membentuk Peserta Didik Beretika di Lingkungan Sekolah Jenjang SMA Eti Hayati; Isnaini Septa Azzahra; Inayah Junika Zahira; Ayu Pramudita Putri Wardani; Silmi Aulia Sholeh; Resa Parida
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 6 No. 1 (2026): Transformasi Nilai Kewargaan, Karakter, dan Praktik Sosial dalam Dinamika Pendi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v6i1.2580

Abstract

Peserta didik saat ini lebih banyak terlibat dengan teknologi saat berinteraksi. Akibatnya, kemampuan bersosialisasi mereka berkurang.  Hal ini dapat menyebabkan kurangnya empati, tanggung jawab sosial, dan kesadaran untuk membangun hubungan positif dengan teman sebaya dan guru.  Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah ini, nilai-nilai humanistik harus diterapkan dalam pendidikan karakter.  Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menentukan hubungan antara nilai humanistik dan pendidikan karakter; menganalisis peran nilai humanistik dalam pembentukan karakter; menentukan seberapa efektif dan fleksibel model pembelajaran humanisme; dan menganalisis manfaat dan kelemahan teori belajar humanisme.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian literatur.  Penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai humanistik membentuk generasi yang memiliki moralitas kuat dan kejujuran tinggi. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang didasarkan pada nilai humanistik tidak hanya membantu peserta didik belajar semakin banyak, tetapi juga membantu peserta didik menjadi jauh lebih baik secara emosional dan sosial. Ini membantu mereka mengatasi tantangan hidup dengan cara moral dan etika.