Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Tentang Vulva Hygiene Dengan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di MTS Hasanuddin Kaliguha Yeni Safitri; Riona sanjaya; Atik Purwasih; Komalasari Komalasari; Nopi Anggista Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6514

Abstract

Higiene saat menstruasi merupakan bagian dari vulva hygiene (kebersihan personal) yang memegang peranan penting dalam perilaku kesehatan reproduksi remaja putri. Di Indonesia, data statistik menunjukkan bahwa sekitar 43,3 juta remaja putri berusia 10–14 tahun masih memiliki perilaku higiene yang kurang baik, dan sekitar 25% remaja perempuan belum memperoleh informasi yang tepat mengenai kebersihan saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang vulva hygiene dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di MTs Hasanuddin Kaliguha, dengan jumlah sampel sebanyak 84 siswi tahun 2025 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di MTs Hasanuddin Kaliguha, Pesawaran. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 (p = 0,001), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang vulva hygiene dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Remaja putri dengan tingkat pengetahuan yang baik cenderung memiliki perilaku vulva hygiene yang lebih baik. Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri meningkatkan pengetahuan mengenai kebersihan diri saat menstruasi, khususnya terkait vulva hygiene.
Pengaruh Aromaterapi Mawar terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Pardasuka Komalasari Komalasari; Desti Mayasari; Yona Desni Sagita; Eka Tri Wulandari
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2343

Abstract

Untreated labor pain can increase catecholamine secretion, leading to vasoconstriction, decreased uterine contractions, and a higher risk of complications. Various non-pharmacological methods have been used to reduce pain, one of which is aromatherapy. Rose aromatherapy provides a relaxing effect and reduces pain perception. This study aimed to determine the effect of rose aromatherapy on the intensity of labor pain during the active phase of the first stage of labor. A quasi-experimental design with a posttest-only control group design was used. The study involved 30 laboring women divided into two groups, with 15 respondents in each group. The intervention group received rose aromatherapy by diffusing 3–5 drops of essential oil mixed with 100 ml of water for 15 minutes, while the control group received standard normal labor care. Pain intensity was measured using the Numerical Rating Scale (NRS) and analyzed using the Mann–Whitney test. The results showed that the average pain intensity in the control group was 7.40 (60%), while in the intervention group it was 5.33 (46.7%), indicating a 13.3% reduction in pain level with a p-value of 0.000 < 0.05. This indicates a significant effect of rose aromatherapy on the intensity of labor pain during the active phase of the first stage of labor at the midwifery private practice (PMB) in the working area of Pardasuka Community Health Center in 2025. Based on these findings, it can be concluded that rose aromatherapy is effective in reducing labor pain intensity during the active phase of the first stage of labor. Keyword : Rose Aromatherapy, Labor Pain, First Stage Active Phase, Pain Management