Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Hukum Dan Hak Asasi Manusia Terhadap Pelanggaran Pemanfaatan Kawasan Hutan Dalam Pembangunan Strategis Yang Memicu Banjir Bandang Di Sumatera Tahun 2025 Kreza Surowardi Suhendar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6575

Abstract

The flash flood and landslide disasters that struck Aceh, North Sumatra, and West Sumatra in late November 2025 claimed more than 900 lives and caused economic losses reaching Rp 68.67 trillion. This paper seeks to normatively examine various provisions regarding the utilization of forest areas for the realization of strategic development projects, which have become the cause of the Sumatra flash flood problem at the normative level. By applying normative legal research methods, the main findings indicate various problems in the use of forest areas for strategic development interests, including attempts to legitimize illegal forest area utilization, and the absence of legal provisions regarding remediation in cases of forest area use violations that caused the Sumatra floods, and absence of legal guarantees for non-recurrence of the violation. These conditions contradict the principles contained in the Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs).
Konflik Normatif Dan Sosiologis Dalam Perlindungan Hak Cipta Terhadap Karya Cipta Yang Dihasilkan Oleh Artificial Intelligence Kreza Surowardi Suhendar
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara manusia menghasilkan karya di bidang seni, sastra, dan teknologi. Kemampuan AI dalam menciptakan karya secara mandiri menimbulkan persoalan hukum karena sistem hak cipta di Indonesia masih menempatkan manusia sebagai satu-satunya pihak yang dapat diakui sebagai pencipta. Kondisi ini memunculkan pertentangan antara ketentuan hukum yang berlaku dengan praktik yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik normatif dan sosiologis dalam perlindungan hak cipta terhadap karya yang dihasilkan AI serta mengkaji implikasinya terhadap kepastian hukum di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta belum mengakomodasi keberadaan AI sebagai pihak yang berperan dalam proses penciptaan karya. Di sisi lain, penggunaan AI semakin luas dan telah menjadi bagian dari aktivitas kreatif masyarakat. Ketidaksesuaian antara perkembangan teknologi dan regulasi yang ada berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum terkait kepemilikan dan perlindungan atas karya yang dihasilkan dengan bantuan AI. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi yang mampu menyesuaikan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan tujuan utama hukum hak cipta, yaitu memberikan perlindungan kepada pencipta sekaligus mendorong inovasi dan kemanfaatan bagi masyarakat.