Eka Ristin Tarigan
Sekolah Tinggi Kesehatan Mitra Sejati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Kedai Durian Tahun 2025 Eka Ristin Tarigan; Adelina Fitri Tanjung; Syvira Riandara; Intan Defina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6695

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester II dan III, akibat perubahan anatomi, fisiologis, dan biomekanik selama kehamilan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang direkomendasikan untuk mengurangi keluhan tersebut adalah senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil di Desa Wilayah Kerja Puskesmas Kedai Durian Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang mengalami nyeri punggung bawah dan dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran nyeri dilakukan sebelum dan sesudah demonstrasi senam hamil. Analisis data menggunakan uji statistik bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum demonstrasi senam hamil sebagian besar responden mengalami nyeri punggung bawah kategori sedang (70%), sedangkan setelah demonstrasi senam hamil sebagian besar responden mengalami nyeri ringan (66,7%) dan tidak nyeri (23,3%). Rata-rata skala nyeri menurun dari 3,80 sebelum intervensi menjadi 2,51 setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0, 0,010 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini adalah senam hamil berpengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Senam hamil dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil serta mendukung pelayanan antenatal di fasilitas kesehatan.
Hubungan Pengetahuan dan Status Pekerjaan dengan Perilaku Mengatasi Morning Sickness terhadap Ibu Hamil Trimester I Di Klinik Alisa Adelina Fitri Tanjung; Eka Ristin Tarigan; Putri Nadila; Merry Lumban Gaol
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Morning sickness merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester I yang ditandai dengan mual dan muntah, dan apabila tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada status gizi serta kesehatan ibu dan janin. Pengetahuan dan status pekerjaan diduga berperan dalam membentuk perilaku ibu hamil dalam mengatasi morning sickness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan status pekerjaan dengan perilaku mengatasi morning sickness pada ibu hamil trimester I di Klinik Alisa. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care di Klinik Alisa, dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang morning sickness (45,4%), berstatus bekerja (81,8%), dan menunjukkan perilaku positif dalam mengatasi morning sickness (63,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku mengatasi morning sickness (p value = 0,01), serta terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan dengan perilaku mengatasi morning sickness (p value = 0,02). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan status pekerjaan dengan perilaku ibu hamil dalam mengatasi morning sickness. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi kesehatan kehamilan, khususnya terkait penanganan morning sickness, guna mendorong perilaku positif pada ibu hamil trimester I.