Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Kapasitas Line Produksi Injection Moulding dengan Menggunakan Metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) di PT. XYZ Yuli Purwanto; Rachman Catur; Dana Nasihardani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7355

Abstract

Meningkatnya variasi produk dalam industri komponen otomotif menuntut sistem produksi yang fleksibel dan efisien untuk mencapai target produktivitas. Evaluasi awal di PT XYZ menunjukkan bahwa Rasio Operasi Mesin (MOR) mesin cetak injeksi MC-04 adalah 80,10%, masih di bawah target perusahaan sebesar 85%. Nilai MOR yang rendah disebabkan oleh tingginya waktu yang terbuang, terutama pada aktivitas penggantian model dengan waktu rata-rata sekitar 25 menit per penggantian cetakan. Kondisi ini menunjukkan adanya aktivitas yang tidak bernilai tambah dalam proses penggantian model. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber pemborosan waktu dan menganalisis penerapan metode Single Minute Exchange of Dies (SMED) untuk mempercepat proses penggantian model dan meningkatkan efisiensi mesin MC-04. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung, pengukuran waktu kerja, wawancara operator, dan analisis menggunakan Bagan Pareto dan Diagram Tulang Ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunggu suhu cetakan merupakan penyebab utama lamanya waktu penggantian model. Penerapan SMED dilakukan melalui pemisahan aktivitas internal dan eksternal, konversi aktivitas internal menjadi aktivitas eksternal, penerapan pemanasan awal cetakan, dan pembaruan standar kerja. Hasil perbaikan menunjukkan pengurangan waktu penggantian model dari 25 menit menjadi 16 menit atau 36%, yang berdampak pada pengurangan waktu yang hilang dan peningkatan nilai MOR menuju target perusahaan.
Bright Training: Mewujudkan Ide Riset dan Pengembangan Diri Melalui Pelatihan Berbasis Praktik Kurniawan Kurniawan; Rachman Catur; Hariroh Hariroh; Fiqih Maria Rabiatul; Wiyatno Wiyatno; Tri Ngudi; Khofiyah Khofiyah; Nida An
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret : Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v5i1.4158

Abstract

The Bright Training Program is a community service activity designed to improve the research and entrepreneurial capacity of Indonesian students who are members of the Indonesian Student Association (PPI) in Johor Bahru, Malaysia. The main problems faced by participants include limited understanding of research methodology, low ability to write systematic scientific papers, and suboptimal skills in developing and marketing digital-based businesses. To address these issues, this program is implemented using a participatory approach through several stages: identifying participant needs, joint planning, practice-based training (hands-on training), and ongoing mentoring. The results of the activity show a significant increase in participant skills, particularly in preparing research proposals, developing more structured business plans, and utilizing digital media as an effective marketing tool. Furthermore, this program also encourages changes in participants' mindsets to become more critical, innovative, adaptive, and collaborative in facing academic and entrepreneurial challenges. Furthermore, this activity also helps give rise to various group initiatives and strengthens the active role of students as agents of change in the community.