Athaya Ridha Prikusuma
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekokritik Greg Garrard dalam Puisi “Sajak Sebatang Lisong” karya W. S. Rendra Athaya Ridha Prikusuma; Eko Suroso; Kuntoro
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi krisis ekologis dalam puisi “Sajak Sebatang Lisong” karya W. S. Rendra dengan menggunakan pendekatan ekokritik Greg Garrard. Krisis lingkungan dipahami tidak hanya sebagai kerusakan alam secara fisik, tetapi juga sebagai krisis sosial, moral, dan ideologis yang lahir dari praktik pembangunan modern yang eksploitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data penelitian berupa teks puisi “Sajak Sebatang Lisong” sebagai sumber primer, serta buku dan artikel jurnal ilmiah sebagai sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, catat, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui pembacaan dekat (close reading) dengan mengklasifikasikan data berdasarkan tujuh ecocritical tropes Greg Garrard, yaitu pencemaran (pollution), hutan belantara (wilderness), bencana (disaster), pastoral, hewan (animals), bumi (earth), dan hunian (dwelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini merepresentasikan krisis ekologis sebagai bagian integral dari ketimpangan sosial, kemiskinan, pendidikan, dan relasi kuasa. Alam tidak diposisikan sebagai latar estetis, melainkan sebagai ruang konflik struktural yang mencerminkan kegagalan etika pembangunan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa “Sajak Sebatang Lisong” merupakan teks ekokritik politis yang menempatkan sastra sebagai medium kritik ekologis dan moral, serta menunjukkan relevansi pendekatan ekokritik Greg Garrard dalam kajian sastra Indonesia kontemporer.