Siti Anisyah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Pengelolaan Dana Desa dan Aset Desa: Studi Kualitatif di Desa Sukamaju, Kabupaten Musi Banyuasin Lili Kurnia; Komaruddin Komaruddin; Siti Anisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tata kelola pemerintahan Desa Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi,Kabupaten Musi Banyuasin dalam pengelolaan aset desa dan dana desa, sekaligus menelusuri faktorfaktor yang mendorong maupun menghambat terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang baik.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara,observasi lapangan, dan studi dokumentasi dengan informan yang mencakup kepala desa, perangkatdesa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat Desa Sukamaju. Analisis dilakukandengan berpedoman pada kerangka Good Governance UNDP (1997) yang menekankan prinsippartisipasi, supremasi hukum, transparansi, responsivitas, orientasi konsensus, keadilan, efektivitasefisiensi, dan akuntabilitas sebagai indikator penilaian tata kelola. Pengolahan data mengikuti modelanalisis interaktif Miles dan Huberman (1994) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, sertapenarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset dan dana desadi Desa Sukamaju pada aspek administrasi umumnya sudah mengacu pada ketentuan yang berlaku,namun dalam pelaksanaannya masih dijumpai berbagai hambatan. Hambatan yang menonjol antaralain transparansi yang belum berjalan optimal, partisipasi masyarakat yang masih terbatas, kapasitasaparatur desa yang belum memadai, serta fungsi pengawasan BPD yang belum maksimal. Di sisi lain,terdapat faktor pendukung berupa regulasi yang jelas, dukungan dari pemerintah daerah, sertakomitmen pemerintah desa dalam menjalankan program pembangunan. Penelitian ini menyimpulkanbahwa upaya memperkuat transparansi, memperluas partisipasi masyarakat, dan meningkatkankapasitas aparatur desa merupakan strategi penting untuk mendorong tata kelola pemerintahan desayang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Strategi Politik Digital dalam Pemilihan Kepala Daerah (Studi Akun Tiktok Lucianty. Official Musi Banyuasin 2024) Minal Mukromin; Kun Budianto; Siti Anisyah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3702

Abstract

TikTok telah menjadi platform kampanye politik utama secara global, namun efektivitasnya kurang dieksplorasi bagi kandidat mantan koruptor di Pilkada kabupaten pedesaan Indonesia. Penelitian ini menganalisis strategi politik Lucianty, S.E. melalui TikTok pada Pilkada Musi Banyuasin 2024, di mana ia meraup 130.774 suara meskipun rekam jejak hukum. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis isi, purposive sampling menargetkan postingan berengagement tinggi dari @lucianty.official (13,9 ribu pengikut, 360,8 ribu likes) selama periode kampanye 22 September-23 November. Instrumen mencakup observasi partisipatif, screenshot, dan metrik engagement, dianalisis melalui model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan kerangka ofensif-defensif Schoder. Hasil menunjukkan strategi ofensif memperluas basis pemilih melalui kunjungan desa (Sri Damai: 35,8 ribu views) dan program MUBA SEHATI di 57 desa/kelurahan, sementara strategi defensif mempertahankan pendukung inti via konten religius dan acara masyarakat. Kesimpulannya, keberhasilan parsial recovery personal branding terhambat akses digital pedesaan (33,8% Gen Z) dan skeptisisme pasca-korupsi, menyarankan pendekatan hybrid online-offline bagi calon pedesaan.