Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Partisipasi Warga melalui Program Gotong Royong Terpadu di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono Sudarso Sudarso; Yayu Sriwahyuni; Irawan Irawan; Maria Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i1.7777

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi warga melalui Program Gotong Royong Terpadu di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah menurunnya keterlibatan warga dalam kegiatan gotong royong serta belum terorganisasinya aksi kolektif secara berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan pengorganisasian komunitas dengan mengombinasikan edukasi partisipatif dan aksi langsung di lapangan. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap utama, yaitu sosialisasi dan pemberian materi yang dilakukan pada tanggal 14 dan 28 Oktober 2023, serta praktik kerja bakti gotong royong pada tanggal 11 November 2023. Subjek pengabdian melibatkan 35 warga Desa Plumbungan yang berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan, pemetaan lokasi prioritas, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesiapan partisipasi warga dari sekitar 30% sebelum kegiatan menjadi 75% setelah kegiatan. Selain menghasilkan perbaikan kondisi lingkungan, program ini juga mendorong perubahan sosial berupa meningkatnya kesadaran kolektif, komunikasi antarwarga, dan komitmen masyarakat untuk melanjutkan kegiatan gotong royong secara mandiri dan berkelanjutan.
Penguatan Peran Karang Taruna Desa Ngaresrejo dalam Kegiatan Sosial dan Kewirausahaan Sudarso Sudarso; Yayu Sriwahyuni; Maria Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.7778

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran Karang Taruna Desa Ngaresrejo dalam kegiatan sosial dan kewirausahaan melalui pendekatan pengorganisasian komunitas yang partisipatif dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada periode Mei–Juni 2024 di Ngaresrejo, Kabupaten Sidoarjo, dengan melibatkan 20 anggota Karang Taruna sebagai subyek dampingan. Metode pelaksanaan mengacu pada pendekatan participatory action research yang menempatkan komunitas sebagai aktor utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Tahapan pengabdian meliputi koordinasi dan pembentukan tim, identifikasi kebutuhan dan potensi pemuda, pelatihan dasar organisasi dan kepemimpinan, pelatihan kewirausahaan praktis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kapasitas organisasi, dan kesiapan kewirausahaan anggota Karang Taruna, yang tercermin dari meningkatnya partisipasi aktif, kemampuan kerja sama, serta kemampuan merancang rencana usaha sederhana berbasis Business Model Canvas. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan sosial berupa meningkatnya kesadaran peran pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi lingkungan perumahan. Secara keseluruhan, pengabdian masyarakat ini berkontribusi dalam memperkuat Karang Taruna sebagai agen perubahan sosial dan ekonomi berbasis komunitas.
Penguatan Ketahanan Fisik Warga Desa Ngaresrejo, kecematan Sukodono, Sidoarjo melalui Program Senam Sehat Berbasis Partisipatif Sudarso Sudarso; Yayu Sriwahyuni; Maria Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.7780

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan fisik warga Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo melalui program senam sehat berbasis partisipatif. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya kebiasaan aktivitas fisik rutin pada warga usia di atas 40 tahun yang berpotensi menurunkan kebugaran dan kualitas hidup. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengorganisasian komunitas dengan melibatkan warga secara aktif sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi mengenai pentingnya aktivitas fisik pada 21 September 2024 dan pelaksanaan senam sehat secara rutin sebanyak delapan kali selama dua bulan, dari 5 Oktober hingga 30 November 2024, dengan frekuensi satu kali setiap minggu. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang warga desa berusia di atas 40 tahun. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kebugaran fisik peserta, ditandai dengan peningkatan proporsi warga pada kategori kebugaran baik dari sekitar 35% sebelum program menjadi sekitar 85% setelah program. Selain peningkatan fisik, kegiatan ini juga mendorong perubahan sosial berupa meningkatnya kesadaran kesehatan, partisipasi kolektif, dan inisiatif keberlanjutan di tingkat komunitas. Program ini membuktikan bahwa senam sehat berbasis partisipatif efektif sebagai strategi penguatan ketahanan fisik masyarakat desa.
Peningkatan Pengetahuan Untuk Pencegahan Stunting Terhadap Anak Melalui Sosialisasi Partisipatif di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono Nurul Masithoh; Ernawati Ernawati; Maria Ulfa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sehingga memerlukan upaya pencegahan berbasis komunitas sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, mengenai pencegahan stunting pada anak melalui sosialisasi partisipatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan melibatkan ibu hamil, ibu yang memiliki balita, dan kader posyandu sebagai subjek pengabdian. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan sosialisasi partisipatif dalam dua sesi pada tanggal 20–21 Mei 2024, serta evaluasi dan refleksi bersama. Pengukuran hasil dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada seluruh indikator yang diukur, serta meningkatnya keterlibatan dan kesadaran masyarakat terhadap peran keluarga dan posyandu dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini juga mendorong munculnya perubahan sosial awal berupa komitmen komunitas untuk menerapkan praktik gizi dan perilaku hidup bersih secara berkelanjutan. Pendekatan partisipatif terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa.