Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sehingga memerlukan upaya pencegahan berbasis komunitas sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, mengenai pencegahan stunting pada anak melalui sosialisasi partisipatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan melibatkan ibu hamil, ibu yang memiliki balita, dan kader posyandu sebagai subjek pengabdian. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan sosialisasi partisipatif dalam dua sesi pada tanggal 20–21 Mei 2024, serta evaluasi dan refleksi bersama. Pengukuran hasil dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada seluruh indikator yang diukur, serta meningkatnya keterlibatan dan kesadaran masyarakat terhadap peran keluarga dan posyandu dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini juga mendorong munculnya perubahan sosial awal berupa komitmen komunitas untuk menerapkan praktik gizi dan perilaku hidup bersih secara berkelanjutan. Pendekatan partisipatif terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa.
Copyrights © 2024