Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Umkm Dan Kewirausahaan Lokal: Studi Komparatif Di Indonesia Barat, Tengah, Dan Timur Khoirul An’am; Wahyu Aji Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) dan karakter kewirausahaan lokal pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dengan fokus komparatif antara kawasan Barat, Tengah, dan Timur. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, namun tingkat daya saing dan keberlanjutan antarwilayah masih menunjukkan ketimpangan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif berbasis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta literatur akademik terkait. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi dan regresi untuk menilai hubungan antara praktik manajemen SDM, karakter kewirausahaan lokal, dan keberlanjutan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik SDM berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan UMKM, sementara karakter kewirausahaan lokal memiliki peran moderatif dalam memperkuat pengaruh tersebut. Variasi antarwilayah memperlihatkan bahwa kawasan Barat lebih unggul dalam profesionalisme dan pelatihan SDM, sedangkan kawasan Timur menonjol pada aspek kolaboratif dan kearifan lokal dalam kewirausahaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas SDM berbasis nilai-nilai lokal serta penerapan kebijakan pembangunan ekonomi yang adaptif terhadap konteks regional. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan teori Resource-Based View (RBV) dengan menambahkan dimensi kewirausahaan lokal sebagai sumber daya kontekstual yang unik. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam merancang kebijakan pengembangan UMKM yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi wilayah.
Pendampingan Transformasi BUMDEs Bima Jaya Pilangpayung Menuju Badan Hukum Khoirul An’am; Wahyu Aji Wijaya
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b8nh9y65

Abstract

Perubahan status kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi berbadan hukum, sebagaimana diatur dalam regulasi terbaru, menimbulkan tantangan tersendiri di tingkat desa. Banyak pengurus mengalami kebingungan, baik dalam memahami prosedur hukum maupun dalam menyiapkan dokumen dan struktur kelembagaan yang dibutuhkan. Melalui kegiatan pendampingan ini, dilakukan serangkaian langkah berbasis keterlibatan langsung untuk membantu proses legalisasi sekaligus membangun sistem pengelolaan yang lebih tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Proses yang dilakukan meliputi pelatihan, asistensi penyusunan dokumen, serta pembenahan sistem kerja internal. Hasilnya, tidak hanya status hukum berhasil diperoleh, tetapi juga terjadi perubahan dalam cara kerja organisasi desa—yang semula informal dan tidak terdokumentasi, mulai berkembang ke arah yang lebih sistematis. Pendampingan yang dilakukan membuktikan bahwa perubahan kelembagaan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari atas, melainkan perlu didorong oleh proses belajar bersama dan pendekatan yang sesuai dengan konteks lokal