Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Pendidikan, Implikasi Multikultural, Dan Pengembangan Pendidikan Multikultural Ari Prima; Apris Apris; Julhadi Julhadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji makna pendidikan dalam perspektif filosofis dan sosiologis serta menganalisis implikasi nilai-nilai multikultural dalam pengembangan pendidikan multikultural di konteks masyarakat majemuk Indonesia. Pendidikan tidak hanya dipahami sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai medium pembentukan karakter, internalisasi nilai, dan penguatan kesadaran hidup bersama dalam keberagaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang diperkaya dengan analisis konseptual terhadap teori pendidikan, pendidikan multikultural, dan kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna pendidikan yang berorientasi pada humanisasi, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap perbedaan memiliki implikasi langsung terhadap desain kurikulum, strategi pembelajaran, peran guru, serta iklim budaya sekolah yang inklusif. Pengembangan pendidikan multikultural menuntut integrasi nilai toleransi, dialog antarbudaya, pengakuan identitas, dan keadilan dalam praksis pendidikan. Artikel ini merekomendasikan penguatan kebijakan dan praktik pendidikan multikultural melalui pengembangan kurikulum kontekstual, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan budaya sekolah yang ramah keberagaman guna membangun kohesi sosial dan mencegah potensi konflik berbasis identitas.
Transformation of Islamic Studies in The Digital Era: Opportunities and Challenges Ari Prima; Julhadi Julhadi; Mursal Mursal
Journal Neosantara Hybrid Learning Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnhl.v2i3.1938

Abstract

The transformation of Islamic studies in the digital era has brought significant impacts on research methodologies, accessibility to knowledge sources, and challenges related to scholarly authority. The digitization of Islamic literature has enabled broader access to Islamic sources, but it has also raised challenges concerning the validity and authority of these sources. Technologies such as big data and artificial intelligence (AI) have opened new opportunities for Islamic studies to become more empirical. However, the use of these methods also faces potential biases and data manipulation. Additionally, the phenomenon of "digital preachers" emerging on social media has introduced challenges related to scholarly authority, as not all narratives circulating online are academically accountable. This article analyzes the opportunities and challenges faced by Islamic studies in the digital era, emphasizing the need for strengthening digital literacy and academically grounded research methodologies to maintain the credibility of Islamic scholarship. Thus, while digitization offers numerous opportunities, careful management is required to preserve the integrity and authority of Islamic knowledge in the digital space.