Muslimin Muslimin
Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Opini Publik Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Raden Fatah Palembang Angkatan 2023 Terhadap Isu Viral Kasus Penabrakan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada di Tiktok Dwi Okta Rahma Pradita; Muslimin Muslimin; Muzaiyanah Muzaiyanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8310

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembentukan dan karakteristik opini publik mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Raden Fatah Palembang angkatan 2023 terhadap isu viral kasus penabrakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tersebar di platform TikTok melalui hashtag #JusticeForArgo. Penelitian ini berfokus pada interaksi antara mekanisme algoritmik platform, konten emosional, dan latar belakang akademik mahasiswa dalam membentuk persepsi dan penilaian publik di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive, observasi digital terhadap konten viral TikTok, serta dokumentasi dari media daring. Partisipan merupakan pengguna aktif TikTok yang pernah terpapar konten terkait isu tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan opini publik dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu intensitas penggunaan TikTok, peran algoritma For You Page sebagai agenda setter otomatis, framing kolektif melalui hashtag #JusticeForArgo, dominasi respons emosional terhadap konten visual-emosional, serta latar belakang akademik sebagai filter kognitif yang terbatas. Opini yang terbentuk bersifat sangat homogen, ditandai dengan simpati kolektif terhadap korban, kritik sistemik terhadap sistem hukum, serta ketiadaan perspektif alternatif yang signifikan. Penelitian ini mengungkap paradoks literasi media, yaitu bahwa pemahaman teoretis tentang proses komunikasi tidak secara otomatis menghasilkan resistensi terhadap pengaruh emosional konten viral. Temuan ini menegaskan peran platform algoritmik dalam membentuk echo chamber, bahkan pada kelompok dengan literasi komunikasi yang relatif tinggi, serta menunjukkan pentingnya pengembangan literasi digital holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, emosional, dan etis.
Analisis Pesan Dakwah Dalam Film Cinta Subuh Oleh Rumah Produksi Falcon Picture Aldyansyah .; Achmad Syarifudin; Muslimin Muslimin
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the perspective that film can serve as an effective medium for conveying da’wah messages, as it can be easily received by the public. The film Cinta Subuh is one example that has inspired many people. Through film as a medium, da’wah messages can be delivered without significant limitations. The problem formulation in this study is: what are the da’wah messages contained in the film Cinta Subuh produced by Falcon Pictures? The purpose of this study is to identify and analyze the da’wah messages presented in the film Cinta Subuh by Falcon Pictures. This study employs a qualitative research approach. There are two types of data sources used: primary data, consisting of audio and visual elements found in the film, and secondary data, including books, theses, journal articles, and other relevant literature. Data collection techniques include documentation and observation of the film Cinta Subuh. The data analysis technique uses descriptive analysis through John Smith’s interactive model, which consists of: (1) the level of reality, including appearance codes and environmental codes, and (2) the level of representation, which focuses on character codes.The results of the study show that the film Cinta Subuh contains da’wah messages in three aspects. First, the message of Aqidah, such as the importance of reading the Qur’an to calm the heart. Second, the message of Sharia, demonstrated through the importance of performing prayers on time. Third, the message of Akhlaq, reflected in the characters’ behavior, such as advising one another in goodness.