Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role Of Public Relations Management In Building Public Trust In Islamic Schools Susilo Surahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public trust is a crucial social capital for the sustainability and competitiveness of educational institutions, including Islamic schools, which currently face challenges of perception, stereotypes, and demands for transparency amidst the dynamics of modern society. In this context, public relations (PR) management plays a strategic role as a liaison between schools and both internal and external publics. This article aims to analyze the role of PR management in building and strengthening public trust in Islamic schools through systematic communication planning, implementing programs oriented towards information transparency, and evaluating ongoing relationships with stakeholders. This research uses a qualitative approach with literature study methods and descriptive analysis of various scientific sources, both national journals in Indonesian and international journals in English, to obtain a balanced and comprehensive perspective. The results of the study indicate that effective PR management in Islamic schools is characterized by the ability to convey the institution's identity positively, manage the school's image and reputation, and build participatory two-way communication with the community, parents, and the media. Furthermore, the integration of Islamic values ​​in PR strategies has been shown to strengthen moral legitimacy and increase public trust in a sustainable manner. This article emphasizes that successful public relations management depends not only on the technical aspects of communication but also on an institutional commitment to accountability, professionalism, and inclusive Islamic values. These findings are expected to serve as a conceptual reference for Islamic school administrators in designing adaptive public relations strategies oriented toward strengthening public trust.
Implementation of Public Relations Management In Islamic Educational Institutions In The Digital Era Susilo Surahman
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1462

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan pola komunikasi dan strategi pengelolaan hubungan masyarakat (humas) di berbagai sektor, termasuk lembaga pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen humas pada lembaga pendidikan Islam di era digital, dengan menyoroti strategi, tantangan, serta implikasinya terhadap peningkatan citra dan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada beberapa lembaga pendidikan Islam yang telah memanfaatkan media digital sebagai sarana komunikasi institusional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen humas di era digital tidak lagi terbatas pada fungsi publikasi, tetapi telah berkembang menjadi fungsi strategis yang mencakup pengelolaan reputasi, komunikasi krisis, serta pembangunan relasi yang partisipatif dengan pemangku kepentingan. Pemanfaatan media sosial, situs web resmi, dan platform komunikasi daring terbukti meningkatkan transparansi dan memperluas jangkauan informasi lembaga. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, kurangnya perencanaan strategis berbasis data, serta potensi risiko disinformasi di ruang digital. Oleh karena itu, diperlukan model manajemen humas yang adaptif, berbasis teknologi, dan selaras dengan nilai-nilai Islam agar mampu memperkuat daya saing lembaga pendidikan Islam di tengah dinamika transformasi digital.