Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pemenuhan Hak Anak Dalam Bidang Pendidikan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru Joko Dwi Mulyono; Iriansyah Iriansyah; Yetti Yetti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak pendidikan bagi anak yang berhadapan dengan hukum dijamin secara normatif dalam berbagai regulasi nasional. Namun, sejauh mana jaminan tersebut terimplementasi secara substantif di lembaga pembinaan masih menjadi pertanyaan penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemenuhan hak pendidikan anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru serta mengungkap kesenjangan antara norma hukum dan praktik administratif di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPKA telah menyelenggarakan pendidikan nonformal melalui program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bekerja sama dengan PKBM sebagai bentuk komitmen rehabilitatif. Anak binaan tetap memperoleh akses pembelajaran, fasilitas kelas, dan pendampingan akademik selama menjalani masa pidana. Namun demikian, penelitian ini menemukan persoalan krusial yang jarang disorot, yaitu hambatan administratif terkait integrasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang berdampak pada tidak optimalnya pengakuan formal hasil pendidikan anak binaan. Situasi ini memperlihatkan adanya paradoks antara pemenuhan hak secara prosedural dan pemenuhan hak secara substantif. Selain itu, koordinasi lintas sektor yang belum terintegrasi serta faktor psikososial anak turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa pemenuhan hak pendidikan anak binaan tidak cukup dimaknai sebagai penyediaan proses belajar, melainkan memerlukan integrasi sistemik antara sistem pemasyarakatan dan sistem pendidikan nasional agar hak pendidikan benar-benar berdampak pada masa depan anak.
DINAMIKA KONFLIK AGRARIA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA LAHAN: ANALISIS SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP RELASI NEGARA, KORPORASI, DAN MASYARAKAT Mohd. Yusuf DM; M. Fadhli; Geofani Milthree Saragih; Budi Santoso; Joko Dwi Mulyono; Ari Armanda Putra; Khairunisak Warianti; Atika Putri Arifa
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v13i4.6719

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of agrarian conflicts in Indonesia using a sociological perspective on law, particularly in the context of land dispute resolution. This study uses a socio-legal approach by combining normative analysis of agrarian legislation and conceptual studies of legal sociology to understand the interaction between law, social structures, and power relations in the practice of land dispute resolution. The results show that the existence of agrarian regulations has not been fully able to realize substantive justice because their implementation is often influenced by social inequality, the dominance of economic interests, and the weak bargaining position of the community, especially farmers and marginalized groups. In practice, the law not only functions as a normative instrument but also reflects the configuration of power at work in society. Therefore, the resolution of agrarian conflicts requires an approach that is not merely legal-formal, but also sensitive to the social context, distributive justice, and the protection of land rights in a sustainable manner. Keywords: Agrarian Conflict; Sociology of Law; Land Disputes; Social Justice