Annisa Belva Prima
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi Yang Dilakukan Oleh Bhabinkamtibmas Terkait Penyerobotan Tanah Di Perumahan Lansano Permai Kabupaten Agam Annisa Belva Prima; Syuryani Syuryani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai penyelesaian sengketa tanah terkait kasus penyerobotan lahan di Perumahan Lansano Permai, Kabupaten Agam. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya tindakan warga yang membangun pagar permanen di atas tanah milik Adrian Taufik tanpa izin, yang mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp100.000.000 dan terhambatnya proses pembangunan perumahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses mediasi yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi jalannya mediasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kuasa hukum pihak pelapor, observasi lapangan, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai fenomena hukum yang terjadi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mediasi yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas, Aiptu Winerson, S.H., berhasil mencapai kesepakatan damai (win-win solution). Setelah dilakukan pengukuran ulang oleh BPN Kabupaten Agam yang membuktikan adanya penyerobotan lahan, para pihak sepakat untuk membongkar pagar permanen tersebut dan membangun kembali pembatas di batas tanah yang sah. Namun, proses ini menghadapi beberapa hambatan, baik faktor internal seperti temperamen emosional para pihak, tingkat pendidikan yang rendah, dan ketidakjelasan batas tanah, maupun faktor eksternal berupa campur tangan pihak keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mediasi melalui peran Bhabinkamtibmas efektif dalam meredam konflik sosial dan memberikan kepastian hukum yang cepat tanpa melalui jalur litigasi yang mahal dan lama.