Indra Pratama
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan melalui Edukasi Anti-Bullying dan Pencegahan Pernikahan Dini untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi Keluarga di Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Aprina Ayu Wulandari; Dian Patricia; Rani Widiyasari; Lisa Aulia; Tazkia Quro’atul A’yun; Indra Pratama; Aldi Saputra; Romli Romli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8685

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga di wilayah pedesaan. Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, masih menghadapi permasalahan sosial berupa praktik pernikahan dini dan kasus bullying yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri serta partisipasi ekonomi perempuan. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan serta remaja melalui edukasi anti-bullying dan pencegahan pernikahan dini guna mendukung kemandirian ekonomi keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Asset Based Community Development (ABCD). Subjek kegiatan berjumlah 45 peserta yang terdiri dari siswa SDN 9 Lembak dan SMPN 2 Lembak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), serta pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif (persentase) dan analisis kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap materi anti-bullying sebesar 71,6% dan pencegahan pernikahan dini sebesar 67,9%. Selain itu, terbentuk satu kelompok usaha perempuan yang beranggotakan 20 orang sebagai tindak lanjut penguatan ekonomi produktif berbasis potensi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif berbasis aset desa efektif dalam meningkatkan kesadaran sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan secara berkelanjutan.