Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrating Artificial Intelligence in Formative Assessment: Connecting Student Engagement, Learning Styles, and Learning Outcomes Heny Pratiwi; Muhammad Ibnu Sa'ad; Nurul Hikmah; Anggra Prima
Journal of Pedagogy and Education Science Vol 5 No 01 (2026): Journal of Pedagogy and Education Science
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.jpes.001513

Abstract

Formative assessment plays an important role in providing continuous feedback that supports the student learning process. However, formative assessment practices in higher education often remain static and insufficiently responsive to individual learner differences. This study examines the integration of artificial intelligence (AI) into formative assessment by exploring patterns of student engagement, learning styles, and academic achievement within a data-informed learning environment. The findings indicate that student engagement is closely associated with academic performance and dropout risk, suggesting its potential function as an early indicator of academic vulnerability. Differences in learning styles are also reflected in formative performance, highlighting the importance of personalized instructional support. These results illustrate how AI-supported analysis can enhance formative assessment by enabling timely feedback, adaptive learning support, and the early identification of students at risk. Beyond confirming established relationships, this study emphasizes the conceptual role of artificial intelligence in reshaping formative assessment practices. AI is positioned as a formative assessment mediator that integrates learning analytics to support personalization, predictive insight, and adaptive feedback. This conceptualization contributes to formative assessment theory by demonstrating how data-driven intelligence can operationalize continuous, student-centered assessment in higher education. Rather than functioning merely as an analytical tool, artificial intelligence is shown to fundamentally reshape formative assessment by enabling continuous, predictive, and adaptive feedback mechanisms that are not achievable through conventional assessment approaches.
Peran Guru PAI dalam Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Media Presentasi Powerpoint di SMA Negeri 1 Sangatta Utara Siti Nilam; Anggra Prima; Jumrianah Jumrianah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.857

Abstract

Perkembangan teknologi dalam pendidikan mendorong perubahan strategi pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), media pembelajaran berperan penting dalam mendukung keterlibatan siswa dan pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media presentasi PowerPoint dalam pembelajaran PAI serta kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Sangatta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI sebagai informan utama, serta kepala sekolah dan siswa kelas XI sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media PowerPoint dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru memanfaatkan slide yang memuat materi, ilustrasi, pertanyaan pemantik, dan studi kasus untuk mendorong keterlibatan siswa selama pembelajaran. Penggunaan media tersebut berkontribusi terhadap berkembangnya kemampuan berpikir kritis yang ditunjukkan melalui kemampuan siswa memahami persoalan, memberikan alasan, menganalisis informasi, serta menyusun kesimpulan berdasarkan pemahaman yang dimiliki.