Rama Bintang Hendrianto
Institut Agama Islam Uluwiyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan Pemerintah Desa dan Tokoh Agama dalam Mengubah Tradisi Lokal di Desa Kendalsewu Tarik Sidoarjo Beny Arihakam; Rama Bintang Hendrianto; Dewi Rahmawati; Nabila Nurul Izzah; Rina Deviana
Journal of Communication in Tourism, Culture and Education Vol. 1 No. 1: 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jctce.v1i1.100

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi nilai-nilai keagamaan dalam menghadapi tradisi lokal di Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tradisi lokal seperti Ruwah Desa dan Kelem'an, yang telah mengakar kuat dalam masyarakat, menunjukkan adanya sinkretisme antara kepercayaan lokal dengan ajaran Islam. Meskipun tradisi ini berfungsi sebagai sarana menjaga harmoni sosial, beberapa praktiknya, seperti minum-minuman keras dan ritual yang berbau syirik, bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar Islam.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi tradisi ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk resistensi masyarakat yang kuat, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pemahaman keagamaan yang mendalam. Keberhasilan transformasi ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang holistik dan kolaboratif, yang melibatkan aspek struktural (pemerintah desa) dan kultural (tokoh agama). Proses ini juga menekankan perlunya kesabaran dan konsistensi dalam mengedukasi masyarakat, serta pentingnya membangun konsensus antara berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, transformasi nilai-nilai keagamaan di Desa Kendalsewu dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain yang menghadapi tantangan serupa dalam upaya memurnikan praktik keagamaan tanpa mengabaikan kearifan lokal.