Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN SPP BERBASIS WEB PADA SMK PENERBANGAN BAKTI NUSANTARA KABUPATEN BEKASI Adhitya Ilham Ramdhani; Ishak Husin; Dedi Suryadi; Sabar Hanadwiputra; Dimas Adytia Putra
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 2 No. 2 (2024): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v2i2.62

Abstract

Berkembangnya teknologi yang sangat pesat menumbuhkan berbagai sarana untuk mendapatkan informasi dengan mudah dan cepat. Perkembangan teknologi dan informasi berjalan begitu cepat dan pesat, seperti perkembangan internet (website), komputer, teknologi telekomunikasi, dan lain-lain. Pembayaran SPP pada SMK Penerbangan Bakti Nusantara Kabupaten Bekasi masih sering mengalami kendala seperti pendataan serta proses informasi pembayaran yang dilakukan secara manual dimana laporan rekaman masih menggunakan buku besar sehingga membuat pekerjaan menjadi terbengkala dan menghabiskan banyak waktu serta tenaga bagian keuangan dalam pencarian data siswa serta pengarsipannya. Pada era teknologi saat ini perlu adanya inovasi penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan untuk membantu administrasi keuangan sekolah agar pendataan serta proses informasi Pembayaran berjalan dengan efektif dan efesien. Dalam karya tulis ilmiah ini akan membahas tentang perancangan sistem informasi pembayaran SPP berbasis web.
PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN STOK SPAREPART MOTOR BERBASIS METODE FIFO HS Sulistyowati; Haryono; Ishak Husin; Domo Pranowo; Rina Fitriani; Naupal Muhamad Haqi
Jurnal Teknologi Informasi dan Digital Vol. 3 No. 2 (2025): Teknologi Informasi dan Digital
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/tridi.v3i2.236

Abstract

PGP100 (Pratama Genuine Part) merupakan usaha yang bergerak pada penjualan suku cadang(sparepart) original sepeda motor Yamaha. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah pengelolaanpersediaan yang masih dilakukan secara manual, sehingga sering menimbulkan ketidaksesuaian antara stokfisik dan catatan, penumpukan barang yang jarang terjual, serta risiko kerusakan sparepart akibat terlalu lamadisimpan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, metode FIFO (First In First Out) diterapkan sebagaipendekatan yang mampu memastikan barang yang lebih dulu masuk menjadi barang yang lebih dulu keluar.Metode ini penting untuk menjaga kualitas sparepart yang sensitif terhadap waktu penyimpanan. Penelitianini merancang dan membangun sistem informasi manajemen stok berbasis FIFO yang mendukungpencatatan persediaan secara otomatis, akurat, dan real-time. Implementasi sistem diharapkan dapatmeningkatkan efisiensi operasional, meminimalisasi kesalahan pencatatan, menjaga akurasi stok, sertamendukung kelancaran proses pengadaan dan distribusi sparepart di PGP100.
Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi pada UMKM Berbasis SAK EMKM dalam Mendukung Efektivitas dan Efisiensi Operasional Rina Fitriani Fitriani; Aswin Dewanto Hadisumarto; Satria Satria; Ishak Husin; Marhakim Marhakim
Jurnal Sistem Informasi Akuntansi Vol 7 No 1 (2026): : Periode Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/justian.v7i1.12622

Abstract

Digital transformation has shifted MSME operations toward online platforms, yet the integration of these activities into formal accounting systems remains a critical challenge. This study investigates the implementation of Accounting Information Systems (AIS) based on SAK EMKM standards within digital-based MSMEs to evaluate its impact on operational efficiency. Using a mixed-methods approach with a descriptive quantitative focus, data were gathered from 89 MSME owners under BPSDMP Kominfo Bandung through triangulation techniques, including surveys and interviews. The findings reveal that while over 95% of participants successfully utilize digital tools for marketing and payments, most have not integrated these transaction data into structured financial records. Current AIS implementation is predominantly limited to the operational phase rather than the accounting phase, resulting in financial reports that lack compliance with SAK EMKM. The study concludes that bridging the gap between digital adoption and standardized accounting is essential for enhancing business accountability. These results imply that MSMEs require specialized integration models to convert digital transaction data into reliable financial information for strategic decision-making in the competitive digital economy