Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kolesterol dengan Fungsi Kognitif pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang Bekerja Paruh Waktu Irza Haicha Pratama; Ulta Cia Sadema; Alvin Abrar Harahap; Mhd. Raja Nst; Jag Karan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33604

Abstract

Salah satu permasalahan pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu adalah penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini memfokuskan dengan pendekatan bagaimana hubungan kadar kolesterol dengan fungsi kognitif mahasiswa yang bekerja paruh waktu di Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia. Penelitian kuantitatif ini dirancang menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian 100 responden mahasiswa Fakultas Ekonomi yang dipilih secara Clustersampling. Fungsi kognitif diukur menggunakan Digit Symbol Substitution Test (DSST) dan kolesterol total diukur dengan Cholesterol meter. Berdasarkan hasil analisa statistik. Nilai p pada hasil analisis korelasi kedua variabel adalah 0,521 (p>0,05) dengan koefisien korelasi antara kedua variabel adalah -0,065 sehingga di kategorikan memiliki tingkat korelasi sangat lemah. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara kolesterol dengan penurunan fungsi kognitif pada mahasiswa Universitas Prima Indonesia yang bekerja paruh waktu.
Hubungan Tekanan Darah Dengan Kemampuan Kognitif Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia Yang Bekerja Paruh Waktu Irza Haicha Pratama; Mhd Raja Nasution; Alvin Abrar Harahap; Jag Karan; Ulta Cia Sadema
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33643

Abstract

Kuliah sembari bekerja di kalangan mahasiswa bukanlah fenomena baru, mahasiswa yang bekerja paruh waktu sering menghadapi stres tambahan akibat beban ganda dari pekerjaan dan studi. Stres ini dapat mempengaruhi tekanan darah mereka. Penelitian ini mengkaji hubungan antara tekanan darah dengan kemampuan kognitif pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang bekerja paruh waktu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster sampling yang melibatkan 100 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia yang bekerja paruh waktu. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer, sementara kemampuan kognitif dinilai dengan DSST (Digit Symbol Substitution Test). Analisis data yang dilakukan menggunakan SPSS versi 27 dengan uji korelasi bivariat. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tekanan darah dan kemampuan kognitif (p<0,05). Temuan penelitian ini menunjukan adanya korelasi negatif antara tekanan darah tinggi dengan skor MMSE, artinya bahwa semakin tinggi tekanan darah, semakin rendah kemampuan kognitif mahasiswa yang bekerja paruh waktu.
Inflammatory Marker Profile of Sepsis Patients at Royal Prima General Hospital Lenny; Primta Bangun; Alvin Abrar Harahap
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12745

Abstract

Sepsis is a serious complication that remains a leading cause of death worldwide, especially among young children and the elderly. Delayed diagnosis remains a major challenge, highlighting the need to develop accurate diagnostic modalities, including inflammatory markers derived from routine blood counts. This study aimed to describe the profile of inflammatory markers in sepsis patients at Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan in 2024. This observational study employed a cross-sectional design, analyzing 81 medical records of sepsis patients from Royal Prima General Hospital in 2024, selected using simple random sampling. The variables measured included socio-demographic characteristics (age and sex), leukocyte profile (total leukocyte count, eosinophils, basophils, neutrophils, lymphocytes, and monocytes), and inflammatory indices (NLR, PLR, PNR, LMR, and NLPR). Most sepsis patients were male (50.6%) in the early elderly age group (33.3%), with median leukocyte counts of 17,350 cells/µL, neutrophils at 14,660 cells/µL, and lymphocytes at 1,279 cells/µL. The inflammatory marker indices showed trends of NLR 13.21, PLR 290.74, LMR 1.30, PNR 21.50, and NLPR 0.004. These results support the potential of routine blood inflammatory markers as indicators for sepsis progression.