p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Irwan Saputra
Syiah Kuala University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Amelia Fadlina; Radhiah Zakaria; Irwan Saputra; Asnawi Abdullah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.39848

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menimbulkan berbagai masalah sosial, ekonomi, dan kesehatan. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada usia lanjut ialah Penurunan Fungsi Kognitif. Puskesmas Baiturrahman sebagai salah satu puskesmas yang memiliki jumlah lansia tertinggi dan memiliki sasaran program lansia yang dilaksanakan secara rutin, sehingga penelitian ini bertujuan menilai tentang faktor apa saja yang mempengaruhi Penurunan Fungsi Kognitif pada lansia di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia 60-70 tahun di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2022 berjumlah 1531 lansia. Sampel diambil melalui teknik purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi dan didapatkan sebanyak 319 sampel. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara aktivitas fisik, merokok, hipertensi, depresi, pendidikan dan pekerjaan terhadap penurunan fungsi kognitif. Pekerjaan merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi penurunan fungsi kognitif. Orangtua yang tidak bekerja akan berisiko hampir 10,2 kali mengalami penurunan fungsi kognitif dibandingkan dengan yang bekerja (OR=10,2 95%CI=2,4-42,4 P=0,001). Peneliti menyarankan agar adanya pendekatan melalui peningkatan beraktivitas fisik, menghindari merokok dan penyakit hipertensi, serta tetap melakukan pekerjaan atau kesibukan agar terhindar dari adanya penurunan fungsi kognitif di usia tua.
Analysis Of Factors Relating To The Utilization Of Posbindu For The Elderly In The Working Area Of Baiturrahman Health Center, Banda Aceh City Nila Kusma; Meutia Zahara; Ira Puspita Sari; Asnawi Abdullah; Irwan Saputra
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.39868

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia berdampak pada laju pertumbuhan penduduk. Lansia lebih berisiko mengalami penyakit degeneratif. Posbindu merupakan salah satu tempat alternatif terdekat yang dapat digunakan lansia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun pemanfaatan layanan posbindu di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh masih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan posbindu pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari lansia berusia >60 tahun yang berjumlah 208 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan hasil pemeriksaan posbindu lansia dicatat. Analisis data menggunakan uji regresi logistik berganda dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posbindu pada lansia di wilayah Puskesmas Baiturrahman adalah pengetahuan, status kesehatan, PTM dan alasan memiliki waktu luang. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan penggunaan posbindu pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman adalah alasan memiliki waktu luang (OR=10.22; 95%CI=1.21 – 86.07; p-value = 0.032). Diharapkan kepada para lansia untuk mengikuti kegiatan posbindu bagi lansia dan menambah pengetahuannya tentang pentingnya posbindu dengan mengikuti penyuluhan dan saran dari kader dalam mengikuti kegiatan posbindu. Selain itu diharapkan keluarga juga meluangkan waktunya untuk mendampingi lansia selama kegiatan posbindu dan mendukungnya dalam menghadiri kunjungan posbindu lansia.