Faradiba Faradiba
Universitas Muslim Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Radiofarmaka Terlabel Lu-177 Sebagai Agen Radioterapi untuk Pengobatan Metastasis Tulang : Review Magfirah Abdullah; Faradiba Faradiba; Nurmaya Effendi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42124

Abstract

Salah satu dari penyebab dari tingginya angka kematian akibat kanker adalah karena sulitnya diagnosa dini, sehingga pada stadium lanjut kanker telah bermetastasis ke organ-organ lainnya. Hal ini menyebabkan kanker semakin sulit untuk diobati. Metastasis dapat terjadi ketika sel-sel melepaskan diri dari tumor kanker dan melalui aliran darah atau melalui pembuluh getah bening menyebar ke bagian lain dari tubuh. Salah satu agen diagnosis dan terapi yang banyak dikembangkan untuk metastasis termasuk pada metastasis tulang adalah Lu-177. Radionuklida ini semakin banyak dikembangkan dalam berbagai kasus kanker yang telah bermetastasis terutama pada kanker yang bermula dari neuroendokrin dan kanker prostat. Salah satu keunggulan dari radionuklida ini adalah memiliki efek toksisitas yang relatif rendah. Dibandingkan dengan kemoterapi tradisional, terapi dengan menggunakan radionuklida ini hanya akan menimbulkan sedikit kerusakan pada jaringan yang sehat. Ulasan artikel ini akan meninjau beberapa artikel yang terkait dengan penelitian terhadap Lu-177 sebagai agen terapi metastasis tulang, dan diharapkan dapat menjadi referensi serta menambah informasi terkait pengembangan radionuklida tersebut.
Karakteristik dan Pemanfaatan Radioisotop untuk Diagnosis dan Terapi Metastasis Tulang: Review Shafira Shafira; Faradiba Faradiba; Nurmaya Effendi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42132

Abstract

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui proses yang dikenal sebagai metastasis. Tulang adalah salah satu lokasi paling umum untuk metastasis, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti nyeri, retakan, dan penurunan kualitas hidup pasien. Deteksi dini sangat penting untuk memberikan terapi yang tepat sebelum tumor menyebar lebih jauh. Penggunaan radiofarmaka dalam diagnosis dan terapi metastasis tulang menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan hasil pengobatan dan mengurangi efek samping, dengan penargetan aktif yang mengarahkan radiasi langsung ke sel kanker yang memiliki reseptor tertentu. Dengan demikian, pengembangan strategi pengiriman obat tertarget menjadi krusibel dalam meningkatkan efektivitas terapi kanker dan kualitas hidup pasien. Terdapat beberapa radioisotop yang dapat digunakan untuk diagnosis yaitu, 99-TC, 1 I-123, 68-Ga, 111-In, 18-F, Zr-89 dengan memiliki sifat pemancar sinar gamma sedangkan radioisotop P-32, Sr-89, Sm-153, Lu-177, I-133, Re-186, Re-188 dapat memancarkan sinar gamma dan sinar beta digunakan untuk diagnosis dan terapi metastasis tulang.
Inovasi Perkelorat (Permen Kelor) Suplemen Gizi Tambahan Ramah Anak Di Desa Paddinging Kabupaten Takalar Faradiba Faradiba; Rezki Amriati Syarif; Zainal Abidin; Rais Razak; Andi Amaliah Dahlia; Muzakkir Baits
Jurnal BALIRESO Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v11i1.392

Abstract

The stunting reduction program in Takalar Regency remains a priority for the government, including in Paddinging Village, which is a foster village of the Indonesian Muslim University. One solution to address stunting is to provide children with complete nutrition. Nutrient-rich Moringa leaves have been chosen to support dietary improvements. This community outreach aims to educate residents about stunting, how to prevent it, and the nutritional benefits of Moringa leaves. Women from the PKK in Paddinging Village received training on making Moringa jelly candies (Perkelorat) using nutrient-dense agar, rich in antioxidants and fiber, in forms and flavors appealing to children. They were also taught hygienic and attractive packaging methods. This program not only improves the PKK members’ knowledge and skills in producing and packaging Perkelorat, but it also offers them potential additional income. Results from this outreach and training showed highly satisfactory data, with 57.89% strongly agreeing that Perkelorat is an innovative product with a desirable chewy texture and sweetness, and expressed interest in continuing to consume and recommend it.