p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Dini Mariani
Poltekkes Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Posisi Pronasi dan Terapi Musik Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen (SPO2) Pada Bayi Prematur di Unit Nicu RSUD Dr.H. Mohamad Rabain Muara Enim Wiwin Afridianti; Dini Mariani; Sri Wulandari Novianti; Chatarina Suryaningsih; Dyna Apriany
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47636

Abstract

Tingginya angka kematian bayi baru lahir sebesar 75,5% adalah bayi prematu dengan permasalahan gangguan sistem pernafasan. Perawatan bayi prematur harus dilakukan dengan baik terutama menstabilkan pernafasan dengan meningkatkan saturasi oksigen, dan frekuensi denyut jantung. Pemberian posisi pronasi dan terapi musik merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan pada bayi prematur. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh pemberian posisi pronasi disertai terapi musik terhadap peningkatan saturasi oksigen ( SPO2) pada bayi premature di Unit NICU RSUD dr. H. Mohamad Rabain Muara Enim. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment design with pre-post test with control group terhadap 56 bayi prematur yang di bagi menjadi kelompok interensi dan kontrol. Responden dipilih secara non probability sampling melalui pendekatan purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran saturasi oksigen sebelum dan setelah pemberian posisi pronasi dan terapi musik selama 3 hari. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon, uji t-dependen, dan uji t independent. Hasil: menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari pemberian posisi pronasi dan terapi music terhadap peningkatan saturasi oksigen pada bayi prematur dengan nilai p value 0,0001 ( p <0,05 ). Pemberian terapi tersebut terbukti mampu membuat bayi prematur relaks dan meningkatkan saturasi oksigen di Ruang NICU. Kesimpulan: Pemberian posisi pronasi disertai dengan terapi musik dapat dilakukan di tempat perawatan bayi premature untuk mempertahankan ketenangan bayi prematur dengan tujuan meningkatkan saturasi oksigen. Saran: diharapkan peneltiian ini dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada bayi prematur khususnya yang mengalami masalah gangguan pernafasan menggunakan posisi pronasi dan terapi musik untuk meningkatan saturasi oksigen.
Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Kombinasi dengan Murottal Al Qur’an Terhadap Peningkatan Berat Badan dan Kestabilan Saturasi Oksigen Bblr di Ruang Perinatologi RSUD Pandega Pangandaran Sri Maryani; Yayat Suryati; Nunung Nurjanah; Dini Mariani; Dewi Ummu Kulsum
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47898

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyumbang utama kematian neonatus. BBLR sangat membutuhkan perhatian dan perawatan khusus karena akan memberikan dampak yang sangat serius baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh penerapan PMK (Perawatan Metode Kanguru) kombinasi dengan murottal Al Quran terhadap peningkatan berat badan dan kestabilan saturasi oksigen BBLR di Ruang Perinatologi RSUD Pandega Pangandaran.Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat preeksperimental desain dengan rancangan one grup pre-post test design. Sampel penelitian ini adalah BBLR yang telah dilakukan PMK dan Murottal Al Qur’an dengan jumlah 32 bayi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner.Data di peroleh melalui oservasi berat badan dan saturasi oksigen,lalu di lakukan analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan berat badan yang signifikan antara hari pertama dengan hari kedua (p=0,016) dan hari pertama dengan hari ketiga (p=0,013).namun tidak ditemukan perbedaan bermakna antara hari pertama dengan hari ke empat (p = 0,701),selain itu,terdapat peningkatan yang signifikan pada saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi (p+0,008).Kombinasi PMK dan Murottal Al quran terbukti meningkatkan kondisi klinis BBLR dalam jangka pendek.Disarankan agar perawat dan orang tua memperhatikan kontinuitas perawatan yang mencakup kehangatan,pemberian ASI dan stimulasi spiritual secara konsisten untuk hasil yang optimal.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan selalu memperhatikan kondisi bayi mulai dari pemberian ASI sampai dengan kehangatan dan kasih sayang serta dapat lebih memperketat dalam memonitoring intervensi supaya hasil dalam penelitian lebih optimal.