Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS III DI SDN BARANANGSIANG KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2017 Suryaningsih, Chatarina; Nurjanah, Nunung; Sartika, Siti
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.747 KB)

Abstract

Anak usia sekolah merupakan masa dimana terjadinya pergantian gigi susu menjadi gigi permanen. Kurang pemahaman tentang perawatan gigi dan mulut akan beresiko terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut, sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan sebagai upaya pencegahan dengan menanamkan perilaku yang baik sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment dengan jenis pre and post testwithout control. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 20 responden dan data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis melalui dua tahapan, yaitu univariat untuk mengetahui rata-rata dan bivariat untuk mengetahui pengaruh (t-dependent). Hasil penelitian didapatkan bahwa rerata nilai kemampuan sebelum 5,85 dan sesudah 10,05. Hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh permainan ular tangga terhadap kemampuan menggosok gigi pada anak dengan nilai p value = 0,001. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyarankan agar metode pendidikan kesehatan dengan ular tangga dilakukan secara rutin untuk memperbaharui wawasan terhadap anak di SD, mendukung dan memotivasi anak dalam menggosok gigi yang baik dan benar.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang ASI Eksklusif Suryaningsih, Chatarina
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol. 08 No. 2 (2013)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2013.8.2.471

Abstract

This research to find out if the influence of health education against knowledge mother post partum about exclusive breast feed in Melati room 1 Sariningsih Hospital Bandung. This research adopts pre-experimental study with approach one group pretest and posttest design. Instrument in this research used a questionnaire with 20 questions. The technique of data collection used purposive sampling according to criteria inclusion ana exclusion. Population in this research is all mother post partum. The sample in this research as many as 20 respondents. Result of research obtained value mean knowledge before heatth education is 10.59 while the value mean health education is 16.75. The different value is 5.800 with standard deviations 2.668 and seen from the value of p value 0.000. There is can be concluded that health education can affect knowledge mother post partum about exclusive breast feed. Therefore expected the continuity in run the granting health education by the exertion of post partum knowledge about exclusive breastfeed.
PENGALAMAN IBU YANG MEMPUNYAI ANAK USIA SEKOLAH DENGAN RETARDASI MENTAL Suryaningsih, Chatarina; Anzani, Windi Wulan; Mulyati, Rini
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 2 (2020): Vol. 13, No. 2 Edisi September 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.619 KB) | DOI: 10.36760/jka.v13i2.87

Abstract

Ibu yang memilki anak berkebutuhan khusus merasa pasrah dengan kondisi anaknya, merasa minder, merasa tidak dapat menerima kenyataan serta bingung bagaimana cara merawat dan merasa tidak dapat berbuat apa-apa terhadap anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman ibu yang mempunyai anak usia sekolah dengan RM di SLBN A Citeureup Cimahi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia sekolah dengan RM. Lima partisipan terpilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dan dilengkapi dengan catatan lapangan (field note) di tempat yang sudah disepakati oleh partisipan dan peneliti. Wawancara mendalam direkam lalu dibuatkan transkrip dan dianalisis dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian ini diperoleh 8 tema yang menunjukan pengalaman ibu yang mempunyai anak usia sekolah dengan RM yakni: 1. Respon psikologis ibu yang mempunyai anak dengan RM, 2. Dampak terhadap psikologis dan fisik ibu yang mempunyai anak dengan RM, 3. Tanda dan gejala anak dengan RM, 4. Hambatan keluarga yang mempunyai anak dengan RM, 5. Stigma masyarakat dan lingkungan terhadap keberadaan anak dengan RM, 6. Dukungan internal dan eksternal keluarga yang mempunyai anak RM, 7. Upaya keluarga dalam memandirikan anak dengan RM, 8. Harapan keluarga terhadap keberadaan anak dengan RM. Hasil penelitian ini disarankan agar ibu dapat membentuk suatu komuniitas yang terdiri dari ibu yang mempunyai anak dengan RM untuk dapat berbagi pengalaman dalam merawat anak dengan RM di usia sekolah.
The Role Of Pediatric Nurses In Caring For Children With Covid 19 In Indonesia Dwi Hastuti; Fauziah Rudhiati; Chatarina Suryaningsih
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 7 No. Special Edition (2021): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.251 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v7iSpecial Edition.259

Abstract

Aims : Children are the most vulnerable age for COVID-19 due to an immature immune system and low ability to apply prevention protocol. A total of 7,950 children from 34,211 confirmed positive children in Indonesia must receive treatment. Special treatment for COVID-19 children apart from being in isolation rooms, not allowing family members to accompany them, and limiting interactions between patients and nurses (Members of the Divisions of Pediatric Infectious Disease, 2020). This study aims to determine the role of pediatric nurses in providing care for children with COVID-19 at the hospital. Design : The design of this research is exploratory qualitative. The method of collecting data with focus group discussions is using an online interaction application. Methods : Explorative qualitative research design with Focus Group Discussion (FGD) method. The selection of participants by purposive sampling. The participants is 10 nurses with the criteria of working in the Covid isolation children's room, working more than 1 year in the hospital. Data retrieval is done online via the zoom application using mobile devices, field notes, stationery and laptops. Data analysis with Colaizzi analysis method. Results : The results of the study obtained themes is the role of nurses, efforts made by nurses, obstacles experienced by nurses, nurses expectations, nurses  joys and sorrows, patient and family responses, support for nurses. Conclusions : Recommendation for hospitals to pay more attention to the welfare and work safety of nurses and the community are expected to comply with health protocols correctly.
PENGARUH STIMULASI BERMAIN PUZZLE TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI RA. NURUL FITRAH KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT Chatarina Suryaningsih; Novi Nuraeni
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 2 No 1 (2016): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v2i1.237

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: masalah perkembangan sosial anak prasekolah diantaranya anak tidak mempunyai kemampuan bersosialisasi dan kemandirian mencapai 56,61%. Perkembangan sosial yang kurang menimbulkan berbagai masalah seperti bahaya sosial, psikologis dan gangguan konsep diri. Salah satu upaya dalam meningkatkan perkembangan sosial adalah dengan stimulasi bermain puzzle. Tujuan: penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi bermain puzzle terhadap perkembangan sosial anak usia prasekolah di RA. Nurul Fitrah Kecamatan Samarang Kabupaten Garut. Metodologi: penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest without control. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Sampel penelitian adalah anak berusia 3-6 tahun sebanyak 20 responden. Instrumen yang digunakan adalah puzzle hewan dan buah-buahan, dan lembar ceklis observasi yang merupakan modifikasi dari VSMS, KPSP, DDST, teori soetjiningsih (2014) dan hurlock (2014). Uji statistik adalah uji beda dua mean dependen (t dependen). Hasil: didapati rata-rata perkembangan anak sebelum diberikan stimulasi bermain adalah 9,90 dengan perkembangan sosial anak kurang. Rata-rata perkembangan anak setelah diberikan stimulasi bermain 12,80 dengan perkembangan sosial baik. Hasil analisis uji statistik terdapat pengaruh stimulasi bermain puzzle terhadap perkembangan sosial anak (p value=0,0001 < α=0,05). Diskusi: disarankan RA. Nurul Fitrah menjadikan stimulasi bermain puzzle sebagai salah satu program sekolah dalam upaya meningkatkan perkembangan sosial anak. ABSTRACT Introduction: social development problem of children preschool, they do not have the social skills and independence reached 56,61%. The less social development can cause a variety of problems such as social danger, psychological and disorders of self concept. The purpose of this study was to determine the influence of stimulation play with puzzle to social development of preschooler in RA. Nurul Fitrah Samarang district of Garut 2015. Method: The research methodology used is Pre Experimental design with one group pretest-posttest without control group. The sampling used is consecutive sampling. The sample in this study was children aged 3-6 years old as many as 20 respondents. The instrument in this research using animals and fruits puzzle and observation checklist sheet which is a modification of vsms, kpsp, ddst, the theory of Soetjiningsih (2014) and the theory of Hurlock (2014). The statistical test used two different test dependent mean (t dependent). Result: this study shown that the children development average before given stimulation was 9.90 that showed children social development is lacking. The average score of children development after given stimulation was 12.80 it shows the children social development is good. Results of analysis of statistical tests showed there are significant influence of stimulation play with puzzle to the social development of children (p value = 0.0001 < α = 0.05). Discussion: based on the research results suggested that RA. Nurul Fitrah makes stimulation play with puzzle as one of a school program in an effort to enhance the social development of children.
Pengalaman Anak Jalanan Usia Remaja Dalam Perilaku Inhalasi Lysergic Acid Diethylamide Chatarina Suryaningsih; Soleha Hendarsyah
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.199 KB) | DOI: 10.32584/jika.v0i0.345

Abstract

Seorang anak bisa menjadi anak jalanan tentu mempunyai hal yang melatarbelakangi dalam kehidupannya. Sehingga anak jalanan sangat rentan untuk terjerumus kedalam perilaku menyimpang salah satunya adalah perilaku inhalasi zat adiktif seperti Lysergic Acid Diethylamide (LSD). Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi dan menggambarkan pengalaman anak jalanan usia remaja dalam perilaku inhalasi LSD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif untuk menggambarkan pengalaman anak jalanan usia remaja dalam perilaku inhalasi LSD. Empat partisipan terpilih dengan menggunakan metode purvosive sampling dan memenuhi kriteria anak jalanan yang berpengalaman melakukan perilaku inhalasi LSD di daerah Contong dan Cimindi kota Cimahi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dilengkapi dengan catatan lapangan, sesuai dengan tempat yang telah disepakati oleh peneliti dan partisipan. Wawancara mendalam direkam kemudian dibuat transkrip verbatim dan dianalisis dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menggambarkan pengalaman anak jalanan usia remaja dalam perilaku inhalasi Lysergic Acid Diethylamide dengan berbagai pengalamannya. Hasil penelitian ini menghasilkan 4 tema penelitian yaitu : 1. Faktor penyebab menjadi anak jalanan, 2. Faktor penyebab anak melakukan perilaku mengelem, 3. Dampak yang ditimbulkan ketika anak jalanan mengelem, 4. Stigma terhadap perilaku mengelem anak jalanan. Kata kunci: pengalaman anak jalanan, remaja, perilaku inhalasi lysergic acid diethylamideThe Experience of Street Children in Their Teens in Lysergic Acid Diethylamide Inhalation BehaviorAbstractA child can be a street child certainly has a background in his life. So that street children are very susceptible to fall into deviant behavior, one of which is the inhalation behavior of addictive substances such as Lysergic Acid Diethylamide (LSD). The purpose of this study is to explore and describe the experiences of street children in their teens in LSD inhalation behavior. This type of research is a qualitative research with a descriptive phenomenological approach to describe the experience of street children in their teens in LSD inhalation behavior. Four participants were selected using a purposive sampling method and fulfilled the criteria of street children who experienced inhaled LSD behavior in the Contong and Cimindi areas of Cimahi city. Data collection was carried out through in-depth interviews and supplemented with field notes, according to the place agreed upon by the researchers and participants. In-depth interviews were recorded and then verbatim transcripts were made and analyzed using the Colaizzi method. The results of this study describe the experiences of teenage street children in inhalation behavior of Lysergic Acid Diethylamide with various experiences. The results of this study resulted in 4 research themes, namely: 1. Factors that cause street children to be, 2. Factors that cause children to glue behavior, 3. Impacts caused when street children glue, 4. Stigma on the behavior of gluing street children. Keywords: experience of street children, adolescents, lysergic acid diethylamide inhalation behavior
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS III DI SDN BARANANGSIANG KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2017 Chatarina Suryaningsih; Nunung Nurjanah; Siti Sartika
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 3 No. 2 (2017): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.747 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v3i2.88

Abstract

Anak usia sekolah merupakan masa dimana terjadinya pergantian gigi susu menjadi gigi permanen. Kurang pemahaman tentang perawatan gigi dan mulut akan beresiko terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut, sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan sebagai upaya pencegahan dengan menanamkan perilaku yang baik sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment dengan jenis pre and post testwithout control. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 20 responden dan data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis melalui dua tahapan, yaitu univariat untuk mengetahui rata-rata dan bivariat untuk mengetahui pengaruh (t-dependent). Hasil penelitian didapatkan bahwa rerata nilai kemampuan sebelum 5,85 dan sesudah 10,05. Hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh permainan ular tangga terhadap kemampuan menggosok gigi pada anak dengan nilai p value = 0,001. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyarankan agar metode pendidikan kesehatan dengan ular tangga dilakukan secara rutin untuk memperbaharui wawasan terhadap anak di SD, mendukung dan memotivasi anak dalam menggosok gigi yang baik dan benar.
Peningkatan Pengetahuan Pada Perawat Dan Kader Kesehatan Di Puskesmas Wilayah Kota Cimahi Melalui Pelatihan Terapi Pijat Akupresur Sri Wulandari Novianti; Suharjiman; Rini Mulyati; Lina Safarina; Ismafiaty; Chatarina Suryaningsih; M. Budi Santoso; Yuswandi; Hikmat Rudyana; Hemi Fitriani; Juju Juhaeriah
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v5i1.4190

Abstract

Health problems in Indonesian society are still a challenge to control. In addition to infectious diseases, non-communicable diseases still have a high number in the community. Efforts to improve and maintain health in the community are carried out through medical therapy and complementary traditional therapies. One of the complementary therapies that have been widely researched and safe to do is acupressure massage therapy. Several studies have proven the effectiveness of acupressure massage therapy in overcoming health problems in body system disorders. The S1 Nursing Study Program and the Nursing Profession of FITKES UNJANI in its curriculum include acupressure complementary nursing. As an application and contribution in overcoming health problems in the community, community service is carried out in collaboration with Public Health Centers throughout the Cimahi City Region to increase knowledge about acupressure massage for Nurses and Health Cadres. The results of this community service show there is a significant influence in increasing the knowledge of Nurses and Health Cadres after being given material about acupressure massage therapy. Keywords: Knowledge, Nurses and Health Cadres, Acupressure Massage
Pelatihan Pengolahan Makanan Tambahan dan Pendamping ASI untuk Mengatasi Stunting di Desa Kertawangi Kabupaten Bandung Barat Nadirawati Nadirawati; Susilowati Susilowati; Suharjiman Suharjiman; Argi Virgona Bangun; Chatarina Suryaningsih; Sri Wulandari Novianti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.972 KB) | DOI: 10.30653/jppm.v8i1.231

Abstract

Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengupayakan pemberantasan stunting. Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak adekuat dalam waktu yang relatif lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) memperkirakan jumlah anak yang mengalami stunting di bawah usia lima tahun sebesar 149,2 juta pada tahun 2020. Hasil kajian dari kepala desa menunjukkan kasus stunting masih banyak terjadi di Desa Kertawangi, Bandung Barat. Hasil wawancara dengan ibu yang memiliki anak stunting didapatkan bahwa ibu yang memiliki anak stunting masih belum dapat memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan PMT sesuai dengan kebutuhan gizi anak dan balita. Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan, maka dalam kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) ini solusi yang ditawarkan adalah pelatihan pengolahan makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan PMT (Makanan Tambahan) berbudaya local sesuai gizi seimbang yang dibutuhkan untuk meningkatkan status gizi bayi dan balita. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kemampuan ibu meningkat dalam membuat produk MP-ASI dan PMT. The Indonesian government is currently working on the eradication of stunting. Stunting is a chronic malnutrition problem caused by inadequate nutritional intake for a relatively long time due to feeding that is not following nutritional needs. The United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) estimates that the number of stunted children under the age of five was 149.2 million in 2020. The study results from the village head show that stunting cases are still common in Kertawangi Village in West Bandung Regency. The results of interviews with mothers who have stunted children found that mothers who have stunted children are still unable to provide complementary food (MP-ASI and PMT) in accordance with the nutritional needs of children and toddlers. Based on the problems that have been described, then in this community outreach (PKM) activity, the solution offered is training processing of complementary foods (MP-ASI and PMT) according to the balanced nutrition needed to improve the nutritional status of the local culture that is suitable for infants and toddlers. The results of the training showed that mothers' abilities increased in making MP-ASI and PMT products.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kesehatan Mental Anak Usia Prasekolah Berdasarkan Perspektif Ibu Di Ra Inovatif Naashirussunnah Cimahi Tahun 2022 Chatarina Suryaningsih; Iqbal Sanjaya2
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 2 (2022): Vol. 15 No. 2 (2022) : Vol. 15, No. 2 Edisi September 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.887 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i2.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan mental anak usia prasekolah berdasarkan perspektif Ibu di RA Inovatif Naashirussunnah tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) pada 10 partisipan yang dibagi dua kelompok berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dan dianalisis dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian ini diperoleh 6 tema yang menunjukan dampak pandemi Covid-19 terhadap kesehatan mental anak usia prasekolah berdasarkan perspektif ibu, yaitu: 1. Pengaruh pandemi Covid-19 terhadap hubungan orangtua dan anak usia prasekolah ketika mengalami masalah kesehatan mental, 2. Respon anak usia prasekolah yang mengalami masalah kesehatan mental akibat pandemi Covid-19, 3. Upaya Ibu untuk mengatasi masalah kesehatan mental anak usia prasekolah akibat pandemi Covid-19, 4. Hambatan Ibu ketika anak usia prasekolah mengalami masalah kesehatan mental di masa pandemi Covid-19, 5. Peran Ibu ketika anak usia prasekolah mengalami masalah kesehatan mental di masa pandemi Covid-19, 6. Harapan Ibu terhadap pandemi Covid-19 dan kesehatan mental anak usia prasekolah.