Hamilaturroyya Hamilaturroyya
Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Pubertas Pada Remaja: Kajian Literarur Komprehensif Hamilaturroyya Hamilaturroyya; Mar'atus Sholikah; Ahmad Syarif Hidayatullah; Zaenal Abidin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48547

Abstract

Perkembangan pubertas merupakan fase penting dalam masa remaja yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang kompleks. Artikel ini menyajikan kajian literatur komprehensif yang membahas berbagai aspek pubertas, meliputi kesehatan reproduksi, dinamika psikososial, peran sentral keluarga, serta pengaruh media sosial dalam membentuk pemahaman dan perilaku remaja selama masa pubertas. Metode kajian pustaka dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis penelitian-penelitian terkini dari buku dan jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir untuk memastikan relevansi data. Hasil kajian menegaskan bahwa edukasi pubertas yang menyeluruh dan inklusif, dengan keterlibatan keluarga dan pemanfaatan media edukasi, sangat penting untuk membantu remaja memahami proses pubertas secara sehat. Selain itu, solusi inovatif berupa media digital interaktif terbukti efektif sebagai metode penyuluhan yang dapat menjangkau lebih banyak remaja dengan pendekatan yang menarik dan kontekstual. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan program edukasi pubertas yang adaptif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan remaja masa kini
Basic Literacy Difficulties During the School Transition: A Cognitive-Affective Model Based on Educational Psychology Hamilaturroyya Hamilaturroyya; Mar'atus Sholikah; Ahmad Syarif Hidayatullah; Zaenal Abidin; Uswatun Khasanah
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 15 No. 01 (2026): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jf.v15i01.1731

Abstract

Basic literacy attainment among Indonesian junior high school students has remained stagnant despite more than a decade of policy intervention, indicating that prevailing approaches have not addressed the underlying mechanisms. The cognitive and affective dynamics shaping literacy trajectories during the elementary-to-secondary transition specifically remain empirically underexplored. This study examined how adolescents with high digital media exposure experience basic literacy difficulties during this transition, identified the cognitive and affective factors involved, and analyzed how learning conditions sustain or disrupt the resulting cycle. A single qualitative case study was conducted with 18 informants 12 students, 5 teachers, and 1 principal at an urban public junior high school in Central Java. Data were collected through semi-structured interviews, five classroom observations, and document analysis, and were analyzed using the interactive model of thematic data analysis. Trustworthiness was established through source and method triangulation, member checking, peer debriefing, and audit trails. Findings revealed that the majority of students exhibited persistent reading comprehension failure under independent task conditions, accompanied by pervasive affective barriers including reading anxiety, avoidance behavior, and constrained written expression that systematically curtailed literacy practice. Teacher-centered oral instruction and unstructured digital media consumption were identified as the primary environmental conditions sustaining these patterns. Together, these elements constitute a self-reinforcing cycle in which limited cognitive engagement amplifies negative affect, which in turn suppresses literacy exposure. This study proposes the Cognitive-Affective Coupling Model in Literacy Transition (CACM-LT) and argues that effective interventions must integrate explicit cognitive instruction, emotionally supportive pedagogical environments, and coherent institutional policy