p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Susilo Susilo
Universitas Kristen Krida Wacana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Deskriptif Ultrasonografi Arteri Karotis Pada Pasien Stroke Infark di RSUD Tarakan Tahun 2021 Martua Rizal Situmorang; Ghita Dea Fany Situmorang; Susilo Susilo; Erma Mexcorry Sumbayak
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49597

Abstract

Stroke infark merupakan salah satu subtipe stroke yang terjadi akibat sumbatan pembuluh darah, menyebabkan penurunan suplai oksigen ke otak. Aterosklerosis berperan penting dalam proses ini dan dapat dideteksi melalui pemeriksaan USG Doppler karotis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan ultrasonografi arteri karotis pada pasien stroke infark di RSUD Tarakan Jakarta tahun 2021. Metode Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan potong lintang terhadap 80 pasien stroke infark yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil dari rekam medis dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS 24. Hasil: Mayoritas pasien berusia lansia akhir hingga manula (56–76 tahun) dengan dominasi soft plaque pada hasil USG Doppler karotis. Laki-laki lebih banyak terkena stroke infark dibanding perempuan. Pasien dengan kadar kolesterol >200 mg/dL dan kadar glukosa darah >140 mg/dL lebih banyak mengalami penebalan tunika intima dan pembentukan plak. Simpulan: Stroke infark banyak terjadi pada pasien usia lanjut dengan faktor risiko metabolik seperti dislipidemia dan diabetes melitus. Pemeriksaan USG Doppler karotis dapat memberikan gambaran penting mengenai keberadaan plak dan penebalan tunika intima sebagai indikator risiko stroke.
Gambaran Hasil Pemeriksaan Foto Rontgen Lumbosakral Dibandingkan Diagnosis Klinis Nyeri Punggung Bawah di Rumah Sakit Ukrida Periode Januari–September 2025 Susilo Susilo
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62573

Abstract

Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal tersering dan penyebab utama disabilitas secara global. Foto rontgen lumbosakral masih menjadi modalitas pencitraan lini pertama pada evaluasi NPB, meskipun korelasinya dengan diagnosis klinis masih diperdebatkan. Data lokal mengenai pola temuan radiologis pada pasien NPB di Rumah Sakit Ukrida belum pernah dilaporkan. Tujuan mendeskripsikan karakteristik demografis, distribusi temuan radiologis foto rontgen lumbosakral, serta diagnosis klinis pasien NPB di Rumah Sakit Ukrida. Metode penelitian deskriptif potong lintang retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis dan laporan ekspertisi radiologi pasien NPB yang menjalani foto rontgen lumbosakral di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ukrida. Oleh karena adanya pergantian sistem informasi rumah sakit, data yang berhasil diekstraksi hanya mencakup periode Januari–September 2025. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi-square atau Fisher's exact untuk menilai hubungan kelompok usia dan jenis kelamin dengan temuan radiologis. Hasil diperoleh 64 pasien yang memenuhi kriteria, dengan rerata usia 57,2 ± 16,2 tahun dan didominasi perempuan (76,6%). Seluruh diagnosis klinis tercatat dalam kategori Low back pain (ICD-10 M54.5 dan subkategorinya). Temuan radiologis terbanyak adalah penyempitan spatium intervertebralis (81,2%), penyempitan foramen intervertebralis (70,3%), osteofit (62,5%), dan penurunan densitas trabekular tulang (62,5%); hanya 4,7% foto rontgen tanpa kelainan struktural. Kelompok usia ≥60 tahun secara bermakna berkaitan dengan osteofit (p=0,016), penyempitan spatium intervertebralis (p=0,049), dan penurunan trabekulasi tulang (p<0,001) dibandingkan kelompok usia lebih muda. Kesimpulan temuan radiologis degeneratif sangat umum dijumpai pada pasien NPB yang dirujuk untuk foto rontgen lumbosakral di Rumah Sakit Ukrida dan meningkat seiring bertambahnya usia. Oleh karena keseragaman kode diagnosis klinis (didominasi kategori Low back pain tanpa diferensiasi menjadi HNP lumbal, Ischialgia, atau Sacroilitis), analisis kesesuaian temuan radiologis dengan subtipe diagnosis klinis spesifik tidak dapat dilakukan secara bermakna pada data ini.