Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Peningkatan Mutu Layanan Dengan Pendekatan Soar (Studi pada Poliklinik Gigi Umum Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unjani Cimahi) Hanii Ammariia; Ima Amaliah; Handri Handri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50696

Abstract

Penurunan jumlah kunjungan pasien Poliklinik Gigi Umum Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unjani Cimahi menunjukkan perlu upaya strategis dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan, peluang, aspirasi, dan hasil yang dapat dijadikan dasar strategi peningkatan mutu layanan menggunakan pendekatan Strengths, Opportunities, Aspirations, Results (SOAR). Penelitian ini menggunakan mix method dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama poliklinik gigi umum meliputi kualitas sumber daya manusia, fasilitas, serta profesionalitas pelayanan. Peluang strategis terletak pada kerja sama dengan pihak ketiga, meningkatnya kebutuhan masyarakat, dan potensi pasar yang luas. Aspirasi institusi mencakup pengembangan layanan digital dan promosi berbasis kebutuhan pasien. Faktor hasil adalah peningkatan efektivitas proses dan kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil analisis SOAR dan matriks QSPM, diperoleh dua strategi utama, yaitu SR 1 (Strengths–Results) yang berfokus pada pemanfaatan kekuatan internal seperti fasilitas yang lengkap dan tenaga profesional untuk mempercepat implementasi sistem informasi pelayanan berbasis digital, serta OR 1 (Opportunities–Results) yang menekankan pemanfaatan peluang kerja sama dan peningkatan pasar untuk menghasilkan layanan rawat jalan yang efisien dan terintegrasi secara online. Kedua strategi ini menjadi prioritas dalam merancang perbaikan mutu layanan secara berkelanjutan dan hasil nyata.
Dual-Role Marketing Strategy in Military Hospitals: Bridging Institutional Military Objectives and Civilian Healthcare Needs Hanii Ammariia; Muhardi Muhardi; Sri Suwarsi
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 5 No. 2 (2026): Vol. 5 No. 2 2026
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v5i2.1104

Abstract

This study examines the effectiveness of dual-role marketing strategies in Indonesian Army hospitals in West Java, which are required to simultaneously fulfill national defense mandates and provide public healthcare services. Despite growing attention to public-sector marketing, integrative analyses that address the intersection of military and civilian service roles remain limited. The research adopts a qualitative literature review approach, drawing on international journal articles, scholarly books, and policy documents related to healthcare marketing and military institutions. Through this approach, the study synthesizes existing knowledge to identify key factors influencing the success of dual-role marketing. The findings reveal that the effectiveness of dual-role marketing is shaped by three primary factors. First, strengthening military institutional identity serves as a source of differentiation and enhances service credibility. Second, the application of public service–oriented marketing principles improves public trust, accessibility, and community engagement. Third, adaptive organizational governance is essential to align military operational demands with the expectations of civilian healthcare users. In conclusion, the success of marketing strategies in Indonesian Army hospitals depends on their ability to maintain a dynamic balance between defense functions and public service responsibilities. This study contributes to the conceptual advancement of public-sector marketing by integrating military and healthcare perspectives, while also offering practical insights for policymakers and hospital administrators in optimizing service delivery within dual-role institutional contexts.