This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Guslinda Guslinda
Universitas Mercubaktijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Terapi Reminiscence Melalui Permainan “Domino Kenangan” Terhadap Tingkat Kesepian Lansia di Pstw Guslinda Guslinda; Defrima Oka Surya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52599

Abstract

Kesepian merupakan permasalahan psikososial yang umum terjadi pada lansia yang tinggal di panti sosial dan berdampak pada kesehatan mental maupun kualitas hidup mereka. Terapi reminiscence kelompok dikenal efektif menurunkan kesepian, namun integrasi elemen budaya lokal dalam media terapi masih jarang dikembangkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi reminiscence melalui permainan Domino Kenangan berbasis budaya Minangkabau terhadap tingkat kesepian lansia di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin. Penelitian menggunakan desain quasi–eksperimental pre–post test dengan kelompok kontrol dengan total sampel 48 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi selama 1 minggu, masing-masing berdurasi 45–60 menit, melibatkan aktivitas permainan domino berpasangan yang memicu diskusi kenangan melalui gambar budaya seperti Rumah Gadang, Rendang, Saluang, dan artefak tradisional lainnya. Tingkat kesepian diukur menggunakan UCLA Loneliness Scale. Analisis menggunakan uji Paired t-test menunjukkan penurunan signifikan tingkat kesepian setelah intervensi (p=0,000) pada kelompok intervensi. Analisis bivariat terhadap selisih skor kesepian sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok kontrol dan intervensi menggunakan uji Pooled t-test didapatkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Hasil ini mengindikasikan bahwa terapi reminiscence melalui permainan Domino Kenangan efektif meningkatkan interaksi sosial, memicu memori positif, serta memperkuat sense of belonging lansia sehingga kesepian berkurang secara bermakna. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai program psikososial rutin di panti sosial karena mudah diterapkan, murah, dan relevan secara budaya. Penelitian lanjutan dengan desain acak terkontrol diperlukan untuk menguji efektivitas jangka panjang dan memperluas penerapannya pada berbagai kelompok lansia.