Fitria Ekarini
Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Digital Ethics on the Social Media Usage Behavior of Students Lazzuardi Anwar Zidni; Fitria Ekarini
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol. 54 No. 2 (2025): Technology and Innovation in Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v53i2.28482

Abstract

Background – The productivity of MSMEs plays a strategic role in the development of sustainable tourism villages, as strong marketing capacity determines the visibility and competitiveness of local products. Digital marketing is essential for expanding market reach and enabling MSMEs to introduce their products to a wider audience. Purpose – This study aims to analyze the implementation of a digital marketing training program to strengthen MSME capacity in tourism village development. Method/Approach – A qualitative descriptive research design was employed. Data were collected through interview guides, observation sheets, and documentation. Data validity was ensured through source and method triangulation. The Miles and Huberman interactive analysis model—data reduction, data display, and conclusion drawing—was used to analyze the findings. Findings – The study reveals that the training program was implemented through four key stages: training design, training implementation, training evaluation, and follow-up activities. Each stage included essential components of effective training and contributed to improving participants’ understanding and skills in digital marketing practices. Conclusions – The digital marketing training program was carried out in alignment with its objectives and effectively guided MSME participants. The training elements and instructional processes followed the Kemp model, demonstrating its relevance for community-based capacity building in tourism village development. Novelty/Originality/Value – This study contributes to the literature by providing a structured analysis of digital marketing training implementation within the context of tourism village development. Unlike previous studies that focus primarily on digital marketing outcomes, this research emphasizes the instructional design, stages, and practical applicability of the Kemp model in MSME capacity-building programs.  
PENGARUH GAME EDUKASI MINECRAFT ADVENTURER DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL SISWA SMPN 40 SEMARANG Syifa Azzahra; Hafiz Dwijayanto; Muh Sa’da Zidan; Riska Dami Ristanto; Fitria Ekarini
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.567

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana penggunaan game edukasi Minecraft Adventurer berdampak pada kemampuan berpikir komputasional siswa di kelas VII D SMPN 40 Semarang. Latar belakang penelitian berasal dari tuntutan pendidikan 5.0, yang menekankan penggunaan teknologi interaktif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, analitis, dan logis. Sebuah desain satu kelompok pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Peserta didik diberikan tes awal sebelum intervensi dan tes akhir setelah penggunaan game edukatif. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired Sample t-Test yang digunakan dalam SPSS untuk mengidentifikasi perubahan signifikan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 73,81 pada pretest, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,81 pada posttest. Seperti yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 (<0,05), penggunaan Minecraft Adventurer berdampak nyata pada kemampuan berpikir komputasional siswa. Game edukasi dapat membuat belajar lebih menarik, interaktif, dan bermakna, menurut temuan. Game ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang komputasi secara lebih praktis. Oleh karena itu, game ini dapat dianggap sebagai alternatif metode pembelajaran kreatif yang dapat membantu siswa memperoleh keterampilan yang sesuai dengan dunia modern.