Masyarakat Muslim Melayu merupakan komunitas etnokultural yang memiliki keterkaitan erat antara identitas budaya dan nilai-nilai Islam. Pendidikan dan perkembangan sosial menjadi dua aspek fundamental yang berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan identitas, struktur sosial, dan dinamika kehidupan masyarakat Melayu dari masa ke masa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara pendidikan dan perkembangan sosial dalam konteks masyarakat Muslim Melayu, dengan menyoroti peran Islam sebagai fondasi nilai, dinamika historis pendidikan, serta transformasi sosial yang terjadi hingga era kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis kritis terhadap berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam telah menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter, moral, dan kohesi sosial masyarakat Melayu. Namun, modernisasi, globalisasi, dan digitalisasi membawa tantangan baru berupa kesenjangan kualitas pendidikan, erosi nilai-nilai tradisional, serta dilema identitas generasi muda. Reformasi pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam, budaya Melayu, dan kompetensi modern menjadi kebutuhan mendesak untuk merespons perubahan sosial tersebut. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan berfungsi sebagai instrumen strategis transformasi sosial yang mampu menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas, sehingga masyarakat Muslim Melayu dapat terus berkembang secara adaptif tanpa kehilangan jati diri kultural dan religiusnya.