Ariasa, Putu Oka
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMUNIKASI ORGANISASI DAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI (STUDI PADA BAGIAN UMUM SUB.BAGIAN PERLENGKAPAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BULELENG) Ariasa, Putu Oka; Suprapta, I Nyoman
Locus Vol 18, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/locus.v18i1.2676

Abstract

Semangat kerja pegawai salah satunya ditentukan oleh adanya komunikasi yang baik diantara sesama pegawai maupun dengan pimpinan. Dengan komunikasi yang baik antara sesama pegawai atau antara pegawai dengan pimpinan diharapkan akan meningkatkan semangat kerja pegawai yang bersangkutan. Sehubungan dengan hal tersebut, beberapa pokok permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah komunikasi organisasi yang terjadi di Bagian Umum Sub.Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng ? ; 2) bagaimanakah semangat kerja pegawai di Bagian Umum Sub.Bagian perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng ? ; 3) apakah faktor-faktor pendukung dan penghambat komunikasi organisasi di Bagian Umum Sub.Bagian perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng ? Berdasarkan hasil penelitian ditemukan fakta bahwa komunikasi organisasi di Bagian umum Sub.bagian Perlengkapan Setda.kabupaten Buleleng berupa komunikasi vertikal, komunikasi horisontal, dan komunikasi diagonal. Komunikasi berfungsi sebagai kendali, motivasi, pengungkapan emosional, dan informasi. Selanjutnya efek komunikasi berupa efek kognitif, efek afektif, dan efek konatif. Semangat kerja pegawai di Bagian Umum sub.bagian Perlengkapan Setda.Kabupaten Buleleng dapat dilihat dari : hubungan yang harmonis antara atasan dan bawahan, suasana dan iklim kerja yang bersahabat, rasa kemanfaatan bagi terciptanya tujuan organisasi, tingkat kepuasan ekonomi dan kepuasankepuasan materi lainnya, dan adanya ketenangan jiwa dan jaminan kepastian.. Faktor-faktor yang mendukung komunikasi adalah penguasaan bahasa, sarana komunikasi, kemampuan berpikir pelaku komunikasi, dan lingkungan yang baik. Sedangkan faktor penghambat komunikasi terdiri dari hambatan dari pengirim pesan, hambatan dalam penyandian/simbol, hambatan media komunikasi, hambatan dalam bahasa sandi, hambatan dari penerima pesan, dan hambatan psikologis dan sosial.