Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KONTEN TIKTOK GRAHA INDAH BAKERY TERHADAP MINAT BELI GEN Z BALIKPAPAN : ANALISIS KUANTITATIF BERBASIS DATA SURVEI Sekar, Rahayuningtias; Riski Zulkarnain; Nasruddin Bin Idris
REKADATA Vol. 1 No. 2 (2026): Rekayasa Data dan Kecerdasan Artifisial (REKADATA)
Publisher : CV Mazaya Cahaya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah mengubah strategi pemasaran digital secara signifikan, khususnya melalui platform video pendek seperti TikTok. Generasi Z merupakan kelompok pengguna terbesar TikTok dan menunjukkan preferensi kuat terhadap konten visual yang interaktif dan menarik, sehingga platform ini relevan bagi aktivitas pemasaran masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten TikTok Graha Indah Bakery terhadap minat beli Generasi Z di Kota Balikpapan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada tiga puluh satu responden Generasi Z yang aktif menggunakan TikTok dan pernah mengakses konten Graha Indah Bakery. Variabel independen adalah konten TikTok yang diukur melalui kualitas visual, gaya penyajian, konsistensi unggahan, dan keterlibatan audiens, sedangkan variabel dependen adalah minat beli. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, analisis korelasi Pearson, serta pemodelan regresi linear sederhana untuk mengukur kontribusi konten TikTok terhadap variasi minat beli. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan secara statistik antara konten TikTok dan minat beli, dengan koefisien korelasi sebesar 0,786 dan tingkat signifikansi di bawah 0,001. Analisis regresi menunjukkan bahwa konten TikTok mampu menjelaskan sebesar 61,7% variasi minat beli responden. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan pemodelan data survei untuk mendukung pengambilan keputusan UMKM kuliner berbasis analisis perilaku konsumen di media sosial dalam konteks wilayah Indonesia.