Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan Guru Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran ASWAJA Di Madrasah Aliyah Hasyim Asyari Sukodono Sidoarjo M. Iqbal Fikri Adi; Nur Nabila Ilma Nafisa; Nadhira Shava Putri Ramadhan; Niswatun Toyyibah; M. Firdaus Alamsyah; Muhammad Azizun Khakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di Madrasah Aliyah Yahari Sukodono. Pembelajaran Aswaja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang moderat, toleran, dan berimbang di tengah keberagaman sosial dan arus informasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru mata pelajaran Aswaja. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Aswaja dilakukan secara terintegrasi melalui pembelajaran di kelas, keteladanan guru, serta pembiasaan nilai-nilai Aswaja dalam budaya madrasah. Tantangan utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan alokasi waktu pembelajaran, pengaruh media sosial terhadap pemahaman keagamaan siswa, perbedaan latar belakang peserta didik, serta keterbatasan media dan sumber pembelajaran. Adapun faktor pendukung berasal dari kultur madrasah berbasis Nahdlatul Ulama, dukungan pimpinan madrasah, dan komitmen guru. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi tantangan tersebut meliputi penerapan pendekatan kontekstual dan dialogis, keteladanan, serta penguatan pembiasaan nilai Aswaja melalui kegiatan akademik dan nonakademik. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Aswaja dapat berjalan efektif apabila didukung oleh sinergi antara guru, budaya madrasah, dan strategi pedagogis yang tepat.