Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh karakteristik sosiodemografi, seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan dan ukuran struktur rumah tangga terhadap pola konsumsi Food Away from Home (FAFH) pada rumah tangga di Surabaya Barat serta mendeskripsikan dan menganalisis faktor sosiodemografi yang paling dominan memengaruhi frekuensi dan jenis pola konsumsi Food Away from Home (FAFH) pada rumah tangga di Surabaya Barat. Penelitian ini menggunakan metode Multistage Sampling karena sesuai untuk wilayah luas seperti Surabaya Barat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik sosiodemografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, dan ukuran struktur rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi FAFH, dapat disimpulkan bahwa semua variabel sosiodemografi yang diuji memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pola konsumsi makanan di luar rumah di Surabaya Barat. Faktor sosiodemografi yang paling dominan dalam mempengaruhi frekuensi dan jenis pola konsumsi FAFH. Uji t menunjukkan bahwa pendapatan memiliki nilai koefisien yang paling tinggi dan pengaruh yang signifikan terhadap pola konsumsi makan di luar rumah. Rumah tangga dengan pendapatan yang lebih tinggi lebih cenderung menghabiskan lebih banyak uang untuk makan di luar rumah, memilih tempat makan yang lebih berkualitas, dan lebih sering mengonsumsi makanan di luar rumah untuk kenyamanan dan alasan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa pendapatan bukan hanya menentukan kemampuan ekonomi, tetapi juga mempengaruhi pilihan gaya hidup dan kebiasaan konsumsi makanan yang lebih sering mengarah ke Food Away from Home.