p-Index From 2021 - 2026
12.849
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Forum Agribisnis Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Habitat Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Media Agribisnis (MeA) Jurnal Pertanian Agros JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL AGROHITA JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI AGROMIX JURNAL AGRICA Jurnal Ilmiah RESPATI Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Perikanan Pantura Cakrawala Repositori Imwi Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Nusantara Science and Technology Proceedings Jurnal Ilmiah Agribios Agrokompleks Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agroteksos International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Jurnal Ilmiah SOSIO AGRIBIS Mediagro Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Community: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Nanggroe: Journal of Scholarly Service Alkhidmah: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Jurnal Agribest Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Kebijakan Tarif Impor Terhadap Ekonomi Kedelai Indonesia Laily, Dona Wahyuning; Roidah, Ida Syamsu; Purnamasari, Ika
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v5i1.1552

Abstract

Soybean is the main crop of the palawija system which is commonly applied in Indonesia. In the national economic system, soybean is a commodity owning strategic values due to its ability to supply nutrients needed by the community and a source of income for farmers. Demand for soybean is likely to continue to increase in line with population growth, increase in per capita income, increase in public awareness of nutritional adequacy, and the development of livestock preparation and silage industries. Given the high trend of soybean demand in the future, efforts to increase domestic soybean production are becoming increasingly important. Meanwhile in the future, the policy to protect domestic soybean farmers will be limited due to the demands of free trade. Considering that soybean is consumed in the form of processed food, the increasing demand for soybeans in the future indicates that there will be more opportunities for the development of home industries to produce this food. The need for soybeans as raw material for agro-industry cannot currently be met by domestic soybean production, both in terms of quality and quantity. This causes the need for imported soybeans to be even greater. Domestic soybean production, both in quality and quantity, seems to be unable to meet the soybean needed for industrial raw materials, thus causing a higher tendency for imported soybean demand. Therefore, import tariff policies in the face of world trade liberalization must be regulated in such a way by taking into account the interests of producers, consumers, and the government. This policy is still needed in realizing the independence of export quality soybeans. Kedelai adalah tanaman utama Sistem Palawija yang umum diterapkan di Indonesia. Dalam sistem perekonomian nasional, kedelai menjadi komoditas yang memiliki nilai strategis karena memiliki kemampuan untuk memasok hara yang dibutuhkan oleh masyarakat dan merupakan sumber pendapatan bagi petani. Permintaan kedelai akan terus meningkat seiring dengan adanya peningkatan jumlah penduduk, pertambahan pendapatan perkapita tiap penduduk, meningkatnya kesadaran masyarakat akan gizi yang cukup, serta berkembangnya industri persiapan dan silase ternak. Melihat masih tingginya trend permintaan kedelai di masa datang, upaya peningkatan produksi kedelai di dalam negeri menjadi semakin penting. Sementara itu di masa depan kebijaksanaan untuk melindungi petani kedelai di dalam negeri semakin terbatas peluangnya karena tuntutan perdagangan bebas. Mengingat sebagaian besar kedelai dikonsumsi dalam bentuk bahan pangan olahan, meningkatnya permintaan kedelai di masa depan menunjukkan semakin terbukanya peluang pengembangan industri rumah tangga untuk memproduksi bahan pangan tersebut. Kebutuhan akan kedelai sebagai bahan baku agroindustri saat ini tidak dapat dipenuhi oleh produksi kedelai dalam negeri baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan kedelai impor akan semakin besar. Kedelai yang dibutuhkan untuk bahan baku industri tampaknya tidak dapat dipenuhi oleh produksi kedelai dalam negeri, baik kualitas maupun kuantitasnya, sehingga menyebabkan kecenderungan permintaan kedelai impor semakin tinggi. Oleh karena itu, kebijakan tarif impor dalam menghadapi liberalisasi perdagangan dunia harus diatur sedemikian rupa dengan memperhatikan kepentingan produsen, konsumen, dan pemerintah. Kebijakan ini tetap diperlukan dalam mewujudkan kemandirian kedelai kualitas ekspor.
Dinamika Ketersediaan Pangan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Kota Malang Dita Atasa; Dona Wahyuning Laily; Prasmita Dian Wijayanti
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022): MARCH
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v6i1.2171

Abstract

The phenomenon of agricultural land conversion always experiences an increasing trend each year. Consequently, as the main factor in food production, land conversion affects regional food availability. This study aims to determine the availability of food, the composition of food diversity, the dynamics of the agricultural land conversion, and its relationship with food availability in Malang. The secondary data regarding agriculture and demographics from related institutions from the year 2018 to 2020 were employed in the study. The analysis included the Food Balance Sheet (FBS), Food Dietary Patterns (FDP), and Pearson correlation. The results showed that there was a decrease in energy availability from 2018-2020, the value was 2,667 kcal/capita/day, 2,195 kcal/capita/day, and 2,174 kcal/capita/day. Meanwhile, the availability of protein fluctuated, as there was a decrease from 71.22 g/capita/day in 2018 to 53.29 g/capita/day in 2019, then increased to 62.25 in 2020. The quality of food availability was based on the composition of the diversity of food groups from 2018 to 2020, which had not been diverse. The PPH score was less than 100, which had not reached the ideal score, respectively of 77.9; 69.67; and 88.26. Furthermore, each year there was an increase in the agricultural land conversion area to the non-agricultural sector, with an average of 33.5 ha. However, the results of the Pearson correlation stated that the area of agricultural land and energy availability did not have a significant correlation. These results were suspected due to the majority of food availability of Malang originating from the outside regions. Fenomena alih fungsi lahan pertanian selalu mengalami tren peningkatan setiap tahunnya. Padahal, lahan menjadi faktor utama dalam produksi pangan yang berpengaruh pada ketersediaan pangan suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan pangan, komposisi keragaman pangan, dinamika alih fungsi lahan pertanian dan hubungannya dengan ketersediaan pangan Kota Malang. Data yang digunakanan adalah data sekunder berasal tahun 2018-2020 berasal dari instansi pertanian dan kependudukan. Analisis yang digunakan merupakan Neraca Bahan Makanan (NBM), Pola Pangan Harapan (PPH) dan pearson correlation. Hasil diperoleh bahwa terjadi penurunan ketersediaan energi dari tahun 2018-2020, nilai tersebut adalah 2.667 kkal/kapita/hari, 2.195 kkal/kapita/hari, 2.174 kkal/kapita/hari. Sedangkan ketersediaan protein berfluktuatif, terjadi penurunan dari 71,22 gr/kapita/hari tahun 2018 menjadi 53,29 gr/kapita/hari tahun 2019, selanjutnya mengalami kenaikan menjadi 62,25 pada tahun 2020. Kualitas ketersediaan pangan berdasarkan komposisi keragaman kelompok pangan dari tahun 2018-2020 belum beragam. Hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil yang didapat skor PPH < 100 belum mencapai skor ideal, dengan skor masing-masing sebesar 77,9; 69,67; dan 88,26. Selanjutnya, setiap tahunnya terjadi peningkatan alih fungsi lahan pertanian ke sektor non pertanian, dengan rata-rata sebesar 33,5 ha. Sedangkan, hasil pearson correlation menyatakan luas lahan pertanian dan ketersediaan energi tidak memiliki korelasi yang signinifikan. Hasil tersebut diduga karena ketersediaan pangan mayoritas berasal dari bahan pangan yang berasal dari luar Kota Malang. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI KEDELAI NASIONAL Dona Wahyuning Laily
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 2, No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v2i2.567

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis perilaku produksi kedelaidomestik, 2. Menganalisis factor-faktor yang berpengaruh terhadapproduksi kedelai nasional. Hal ini berdampak pada penurunan luas areal panen di Jawa sebesar 0,17%, peningkatan luas areal panen di Luar Jawa sebesar 0,20 %, pengurangan produktivitas  kedelai  Jawa  sebesar  17,87%,  peningkatan  produktivitas  kedelai  Luar  Jawa sebesar 39,1%, penurunan impor kedelai sebesar 0,15%, meningkatkan harga kedelai domestik sebesar  o,19%,  meningkatkan  permintaan  kedelai  7,11%  dan  meningkatkan  produksi kedelai nasional   sebesar   0,70%.   (2)   menurunkan   harga   pupuk   sebesar   20% berdampak   dengan meningkatnya luas areal panen kedelai di Jawa sebesar 0,16%, meningkatnya luas areal panen kedelai di Luar Jawa sebesar 0,25%, meningkatkan produktivitas kedelai Jawa sebesar 2,13%, meningkatkan  produktivitas  kedelai  di  Luar  Jawa  sebesar  0,46%,  menurunkan  impor  kedelai sebesar  0,11%,  meningkatnya  harga kedelai  sebesar  0,35%,  meningkatnya  permintaan  kedelai sebesar  42,55%  dan  meningkatkan  produksi  kedelai  nasional  sebesar 0,08%.  (3)  peningkatan teknologi sebesar 10% yang akan berdampak pada meningkatnya luas areal panen kedelai Jawa sebesar  0,03%,  meningkatkan  luas  areal  kedelai  Luar  Jawa  sebesar  0,04%,  meningkatkan produktivitas  kedelai  Jawa  sebesar  4,14%,  meningkatkan  produktivitas  kedelai  Luar  Jawa sebesar   0,91%,   menurunkan   impor   kedelai   sebesar   1,00%,   meningkatkan   harga   kedelai domestik  sebesar  0,17%,  permintaan  kedelai  meningkat  sebesar  0,07%  dan  produksi  kedelai nasional  meningkat  sebesar  1,02%.Kata Kunci : Kedelai Domestik, Produksi, produktivitas
DAMPAK KEBIJAKAN EKONOMI TERHADAP PENGHEMATAN DEVISA NEGARA DARI PERDAGANGAN INTERNASIONAL KEDELAI INDONESIA Dona Wahyuning Laily; Syafrial Syafrial; Heriyanto Heriyanto

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.782 KB) | DOI: 10.35891/agx.v5i1.696

Abstract

Tujuan penelitian ini ada lah: (1) menganalisis perilaku pasar kedelai domestik yang  meliputi penawaran, permintaan, harga domestik, produksi, dan pasar kedelai dunia, (2)  menganalisis alternatif kebijakan yang dapat menghemat devisa dari impor kedelai. Simulasi  kebijakan yang digu nakan dalam penghematan devisa negara adalah (1) peningkatan luas areal  panen kedelai di Luar Jawa sebesar 20 %. Hal ini berdampak pada penurunan luas areal panen  di Jawa sebesar 0,17%, peningkatan luas areal panen di Luar Jawa sebesar 0,20 %, pengurangan  produktivitas kedelai Jawa sebesar 17,87%, peningkatan produktivitas kedelai Luar Jawa  sebesar 39,1%, penurunan impor kedelai sebesar 0,15%, meningkatkan harga kedelai domestik  sebesar o,19%, meningkatkan permintaan kedelai 7,11% dan meningkatkan produksi  kedelai  nasional sebesar 0,70%. (2) menurunkan harga pupuk sebesar 20% berdampak dengan  meningkatnya luas areal panen kedelai di Jawa sebesar 0,16%, meningkatnya luas areal panen  kedelai di Luar Jawa sebesar 0,25%, meningkatkan produktivitas kedelai Jawa s ebesar 2,13%,  meningkatkan produktivitas kedelai di Luar Jawa sebesar 0,46%, menurunkan impor kedelai  sebesar 0,11%, meningkatnya harga kedelai sebesar 0,35%, meningkatnya permintaan kedelai  sebesar 42,55% dan meningkatkan produksi kedelai nasional sebesar 0,08%. (3) peningkatan  teknologi sebesar 10% yang akan berdampak pada meningkatnya luas areal panen kedelai Jawa  sebesar 0,03%, meningkatkan luas areal kedelai Luar Jawa sebesar 0,04%, meningkatkan  produktivitas kedelai Jawa sebesar 4,14%, meningkatkan pr oduktivitas kedelai Luar Jawa  sebesar 0,91%, menurunkan impor kedelai sebesar 1,00%, meningkatkan harga kedelai  domestik sebesar 0,17%, permintaan kedelai meningkat sebesar 0,07% dan produksi kedelai  nasional meningkat sebesar 1,02%. (4) apresiasi rupiah t erhadap US$ sebesar 50% akan  berdampak pada menurunnya luas areal kedelai Jawa sebesar 0,06%, meningkatnya luas areal  kedelai Luar Jawa sebesar 0,18%, menurunnya produktivitas Jawa sebesar 0,09%,  meningkatkan produktivitas kedelai Luar Jawa sebesar 3,44%,  menurunkan impor sebesar  0,28%, menurunkan harga kedelai sebesar 0,14%, meningkatkan permintaan kedelai sebesar  0,03% dan produksi kedelai nasional sebesar 0,06%. (5) meningkatkan tariff impor sebesar 30%  akan berdampak pada meningkatnya luas areal kedelai Jawa sebesar 0,91%, meningkatkan luas  areal kedelai Jawa sebesar 1,38%, meningkatkan produktivitas kedelai Jawa sebesar 11,6%,  meningkatkan produktivitas kedelai Luar Jawa sebesar 25,7%, menurunkan impor kedelai  sebesar 9,15%, meningkatkan harga kedelai d omestik sebesar 0,27%, meningkatkan permintaan  kedelai domestik sebesar 21,27% dan meningkatkan produksi nasional sebesar 0,48%.   
Pengaruh switching value terhadap finansial usaha kerupuk ikan cumi (Loligo sp.) di Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Dona Wahyuning Laily; Ika Purnamasari

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.462 KB) | DOI: 10.35891/agx.v12i2.2604

Abstract

Lamongan Regency is known as the largest fishery area in East Java. This will give benefit on the fishing community in terms of fishermen’s welfare. Most of the fish caught are sold directly to middlemen (tengkulak) and only few fishhermen did the increasing value in the form of processed fish or diversification of products. The purpose of this study was to analyze the financial in Weru Village, Paciran District, Lamongan Regency. This research was conducted from July to October 2020, using primary data with a syrvey method for the business of squid chips processing in Weru Village, Paciran District, Lamongan Regency. The financial feasibility of squid chips processing business is analyzed by using several investment criteria, namely Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, Net B/C Ratio. Business sensitivity is analyzed by using switching value. Based on the results of reserach, the business of manufacturing squid chips is feasible. The financial value that can be obtained is the NPV value of Rp. 80,835,098.13, IRR of 61,87 percent, net B/C of 1.81 and payback period of 3 years and 25 days. Meanwhile, the sensitivity analysis shows that the decrease in selling proce is more sensitive than the decrease in the proce of raw materials. The highest increase in the price of raw materials was 39.92 percent and [recenatge of decrease in the selling proce of squid chips with the lowest value was 21,87 percent.
Uji Imunostimulan (Vitamin C, Probiotik)Terhadap Manajemen Kualitas Air Sawah Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Desa Deket Wetan Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan Mukhammad Nur Hasim; Endah Sih Prihatini; Dona Wahyuning Laily; Farid Wajdi; Tri Wahyudi; Suyoto Suyoto
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 12, No 1 (2021): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v12i1.78

Abstract

Peningkatan pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit tidak hanya dapat dilakukan dengan pemberian pakan dengan komposisi nutrisi yang seimbang, melainkan dapat juga disertai pemberian imunostimulan dalam pakan. Tujuan dari penelitan ini adalah (1) untuk mengetahui tingkat kesesuaian parameter kualitas air untuk budidaya polikultur tradisional padi, udang dan ikan pada sawah tambak di desa Deket Wetan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan; (2) Menguji efektivitas beberapa immunotismulan yang tersedia di pasaran guna meningkatkan angka kehidupan udang. (3) Menemukan teknik aplikasi dan formulasi beberapa imunostimulan untuk meningkatkan angka kehidupan udang dan produktivitas lahan sawah tambak  secara berkelanjutan. Metode penelitian ini merupakan metode exsperimental yang dilakukan dalam peneliti termasuk alat-alat yang digunakan untuk mengukur dan mengumpulkan data  dilapangan pada saat melakukan penelitian. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah tambak tradisional sebanyak 4 tambak dengan ukuran 1000m, pH, DO, Timbangan Digital. Adapun bahan yang di gunakan dalam penelitian adalah air tawar dan benur udang vanamei PL 12 dengan salinitas 0 dan pakan.Hasil penilitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air yang di teliti yaitu parameter fisika dan kimia kimia parameter fisika (suhu, kecerahan) parameter kimia (pH, Nitrit,Nitrat, Amoniak, sulfat, phosfat) dari hasil kualitas air semua mumpuni baku mutu. Tetapi tidak berpengaruh dengan tingkat kelulusan hidup dan hasil uji imunotismulan yang menunjukan pertumbuhan yang sangat cepat pada stasiun dua dengan variable x2 probiotik dengan tingkat kelulusan hidup 13,5% dan berat per ekor 13,5g.
Analisis Usaha Terasi Udang Rebon (Acetes indicus) Di Kabupaten Lamongan Faisol Masud; Dona Wahyuning Laily; Makhfudhoh Makhfudhoh
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 11, No 2 (2020): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v11i2.69

Abstract

Kabupaten Lamongan merupakan penghasil ikan terbesar di Jawa Timur. Lamongan sudah ditetapkan sebagai daerah kawasan Minapolitan perikanan tangkap dan budidaya. Beberapa upaya optimalisasi untuk meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan pengembangan produk olahan didaerah Lamongan.  pengolahan ikan menjadi terasi khususnya di desa Laladan dan desa Ketapangtelu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara memproduksi terasi udang dan mengetahui analisis usaha pembuatan terasi udang di Kabupaten Lamongan khususnya di desa Laladan dan Desa ketapangtelu. Penelitian ini adalah jenis kuantitatif adalah  metode yang digunakan  sebagai teknik pengumpulan data, untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari respondennya kecil. Pengambilan sampel dengan purposive sampling.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan  interview, observasi, partisipasi. Sumberdata yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis usaha berupa R/C Ratio, Payback period (PP), Analisis Break Event Point (BEP). Hasil penelitian ini  disimpulkan bahwa  cara memproduksi terasi udang adalah persiapan  udang rebon, pencucian, penggaraman, penjemuran, penumbukan, pemeraman (Fermentasi), penjemuran II, penumbukan II, pencetakan & pengemasan. Hasil analisis usaha terasi udang di Kabupaten Lamongan menunjukkan bahwa rata – rata R/C Ratio adalah 1.41, Payback Periode adalah (PP) 2.56, Analisis Break Event Point (BEP) sebesar 6.772.054. Disarankan pemilik usaha terasi udang menambah keterampilan dalam hal produksi, misal dengan menggunakan mesin penggiling dan sebagainya, melakukan kegiatan promosi agar menambah luas pasar atau peluang serta mengajukan perizinan usaha terhadap pemerintah agar menjamin produk yang dihasilkan.
STRATEGI PEMASARAN OTAK-OTAK BANDENG (Chanos chanos) (Studi Kasus di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan) Rohmatul Laili; Dona Wahyuning Laily; Fuquh Rahmat Shaleh; Muntalim Muntalim
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 10, No 2 (2019): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.414 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v10i2.57

Abstract

Perkembangan usaha di Kabupaten Lamongan, terutama pada bidang usaha olahan otak-otak bandeng belakangan ini semakin lama semakin berkembang pesat. Keadaan ini menimbulkan persaingan yang rumit antar perusahaan, baik karena pesaing yang semakin bertambah, ataupun volume dan teknologi yang semakin meningkat. Oleh karena itulah perusahaan harus menetapkan strategi pemasaran yang tepat agar mampu bertahan dan berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengolahan otak-otak bandeng di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dan mengetahui strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan otak-otak bandeng di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Penelitian dilakukan selama 3 bulan dari bulan Maret sampai Mei 2019. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey deskriptif kuantitatif dengan analisis SWOT, dengan cara mengambil 6 pengusaha yang berada di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dan masih aktif beroperasi hingga sekarang sebagai responden.Dari gambar kuadran SWOT hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha otak-otak bandeng mempunyai posisi yang sangat strategis untuk mendukung perkembangan memperoleh keunggulan strategi, usaha otak-otak bandeng terletak pada kuadran I, artinya pada posisi ini produk suatu usaha sangat mendukung untuk dilakukan strategi pertumbuhan agresif untuk mendapatkan keunggulan perusahaan agar dapat bersaing dengan pengusaha-pengusaha lainnya.
Analisis Kualitas Air Waduk Palangan di Desa Palangan Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan Tri Wahyuni; Endah Sih Prihatini; Muntalim Muntalim; Farid Wajdi; Tri Wahyudi; Dona Wahyuning Laily
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 12, No 2 (2021): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v12i2.89

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama makhluk hidup untuk menunjang kehidupannya sehari-hari. Meski keberadaan air sangat berlimpah akan tetapi hal ini juga berbanding lurus dengan permasalahan yang dihadapi terkait dengan persediaan air bersih di permukaan bumi yang jumlahnya terus berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui kualitas air berdasarkan kelasnya ditinjau dari parameter fisika, kimia dan Biologi dan mengklasifikasikan mutu air Waduk Palangan Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan sesuai dengan baku mutu kualitas air dengan metode Storet. Untuk Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kuantitatif, Total skor nilai Storet dari stasiun I, II dan III untuk kelas III yang diperuntukkan untuk budidaya perikanan adalah 0. Hasil analisis parameter kualitas air waduk Palangan III menunjukkan bahwa baik dari parameter Fisika, Kimia dan Biologi masih dalam batas normal dari batas baku mutu air kelas III yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
PENGEMBANGAN USAHA TAMBAK POLIKULTUR UDANG WINDU DAN IKAN BANDENG DI DESA REJOTENGAH KECAMATAN DEKET KABUPATEN LAMONGAN Dona Wahyuning Laily; Ika Purnamasari; Bhiaztika Ristyanadi; Ida Syamsu Roidah
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 10, No 2 (2019): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.458 KB) | DOI: 10.30736/grouper.v10i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui tingkat pendapatan dan usaha pada tambak polikultur antara udang windu dan ikan bandeng, (2) Untuk mendesain teknik pengembangan usaha tambak polikultur antara udang windu dan ikan bandeng di Desa Rejotengah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rejotengah Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan pada bulan Januari-Maret 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah petani tambak polikultur yang ada di Desa Rejotengah. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan berupa analisis keuntungan yaitu untuk mengetahui tingkat keuntungan yang didapatkan berdasarkan luas lahan yang dimiliki dan analisis SWOT untuk mendesain prospek pengembangan pada usaha tambak polikultur.
Co-Authors Adinda Dwi Ulfah Maharani Adzanis, Rinda Eka Aprilia Adzim, Ellip Fauzan Alda, Irine Selviana Almeid Jati Wisesa Amilia Eka Putri Anam, M Khairul Aprilia Tri Wulandari Arman, Hilman Hasibur Rohman Aulia, Rumaisha Vinna Ayu Andini Azki Nur Halimah Bagus Tri Wibowo Bhiaztika Ristyanadi Damayanti, Elok DEWI RAHMAWATI Dewi, Salsa Billah Lilia Diana Budi Palupi Dita Atasa Dita Atasa Dita Atasa Eko Eko, Eko Eko Nurhadi Eko Purwanto Endah Sih Prihatini Endang Yektiningsih, Endang Fahrasyahda, Marsha Amanda Faisol Masud Faizal Aji Priambodo Farid Wajdi Farid Wajdi Fatchur Rozci Fauzi Ahmad Muda Fazlul Rahman Feby Anggita Prastiwi Firmansyah, Devan Adhitya Fitri Anggraini, Fitri Fitria, Eka Rossalina Fitriasari, Dean Dwi Fuquh Rahmat Shaleh Hamidah Hendrarini Hamidah Hendrarini Harya, Gyska Indah Hendro Tri Prabowo Heriyanto Heriyanto Herry Nur Faisal Heru Irianto Hery Toiba Hidayat, Hana Safira Humanika, Erasmus Ida Syamsu Roidah Idhoh Fitriana, Nisa Hafi Ika Purnamasari Ika Purnamasari Ika Purnamasari Ika Purnamasari Indah, Pawana Nur Indra Tjahaja Indra Tjahaja Amir Isti Khomah Jesika Ayu Nur Islami Jihan Ulaa Mawaddah Karlina Jati, Putri Lamarta, Salsabila Aldita Laurent Regina Anjani Laurent Regina Anjani Livia Marcella Devani Livia Marcella Devani Lutfiyah Mahiro, Septiana Dina Makhfudhoh Makhfudhoh Mala, Faiqotul Marsha Amanda Fahrasyahda Mirza Andrian Syah Moch Saad, Moch Saad Moh Heru Alfin Maulana Moh Heru Alfin Maulana Mubarokah Mubarokah Mubarokah Mubarokah Mubarokah Mubarokah Mubarokah Muhammad Azriel Yahya Muhammad Azriel Yahya Muhammad Dimas Fadillah Muhammad Faiz Rizkiawan Muhammad Muharram Mukhammad Nur Hasim Muntalim Muntalim Muntalim Muntalim Mu’tasim Billah Mu’tasim Billah Mu’tasim Billah Nahariyah, Rif’atun Natadipura, Muhammad Auliya Rahman Natasya Fadilah Naura Firdausy Ningsih, Winnarti Noor Rizkiyah Nugraheni Hadiyanti Nuriah Yuliati Nuriah Yuliati Nuriah Yuliati Nurkholifah Dwi Rahayu Okky Ihzan Satria Pramurdjito Oktaviani, Alvina Widya Perdana, Deni Alvian Pramurdjito, Okky Ihzan Satria Pranindhita, Anggie Nur Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayanti Prasmita Dian Wijayati Prasmita Doan Wijayanti Pratama, Widya Ninda Putri Maharani Putri, Amilia Eka Raden Ahmad Djazuli Rahayu, Niken Calista Rania Andarini Putri Renanda Pramitha Rondani Retnaningsih, Yuli Rina Agustina Risnanda, Arsyta Wahyu Risqi Firdaus Setiawan Rizcha Oktanza Fabiyola Rizky Dwinanda RIZQA ZALSABILA MULYADI Rizqiana Ida Fitriani Rohmatul Laili Roy Abdilah Rozchi, Fatchur Salma Aqila Putri Saputro, Gilang Cahyo Saragih, Yolanda Shalsabillah Nur Fitria Sigit Dwi Nugroho Soedarto, Teguh Sofiyah Sofiyah Sri Tjondro Winarno, Sri Tjondro Sri Widayanti Sugiharti Mulya Handayani Suryani, Dewi Irma Suyoto Suyoto Suyoto Suyoto Syafrial Syafrial Syarif Imam Hidayat Syawala, Malica Ayumba Tafakresnanto, Chendy Teguh Soedarto Tondang, Ika Sari Tri Wahyudi Tri Wahyudi Tri Wahyuni Tria Mei Hidayati Umi Nur Kholifah Ummu Nadhiroh Islamiah Ummu Nadhiroh Islamiah Virgian Galuh Agusty Wachid, Sinta Nur Werdhani, Juliane Kurnia Widi Artini Widiastuti, Leni Widyasari, Rini Wijayanti, Prasmita Dian Wulandari , Nabella Ayu Yulianto, Diky YUNIAR HAJAR PRASEKTI Zandy Bagus Prastyo Zhela Maritsya Amir Zulian, Venni